Tampilkan postingan dengan label semangat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label semangat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2012

gagal -- hiks

hiks hiks hiks..
gw gagaaaaaal ADS.hiks..

oke,, instropeksi.
CV gw emang minim prestasi. dan sepertinya kurang ber-isi. berarti tahun ini harus bekerja lebih keras supaya tahun depan, bila Allah mengizinkan gw apply ADS lagi, hasilnya lebih maxi.
baru coba sekali, dan gagal, itu biasa. kagak boleh nyeraaaaah.. fightiing!!

IELTS. dengan ITP kemarin yang amat standar,, wajarlah bila blum berhasil. harusnya pasang target di atas 570 ya. ayo belajar bahasa inggris lagi! dan mungkin bukan hanya ITP tapi IELTS sekaliaaaan!! fighting!!

link dan jaringan. aaa, ini susah. kelemahan terbesar gw adalah buruknya silaturahim. pasif di forum dan milis. sama temen2 sekolah dan temen kuliah juga.. gara2 gw terlalu malu2. gampang malu teh jadi bikin susah juga ya.
 -- eiits, malu adalah sifat yang baik, dalam konteks: malu kepada Allah bila akan melakukan maksiat. harusnya malu gw mah yang ini nih.. huff..
berarti harus lebih proaktif nih. coba: nanya ke temen2 yang uda pernah keluar negeri, nanya ke temen2 yang uda dapet beasiswa, nanya ke temen2 yang lanjut S2 di indo maupun di luar, perluas wawasan, baca2 dan BERANI comment ato bertanya di forum2 beasiswa. ck, selama ini terlalu pasif, gimana lu mau punya temen oi? --> kebanyakan malu2 ga baik, sifat ga pedulian dan terlalu cuek harus dikurangi, padahal ini tentang mempererat tali silaturahmi + ukhuwah ye, ck, berat. tapi bisa bila dicoba dan diusahakan. fightiing!!

hmm, gw percaya pasti Allah memberikan yang terbaik. dan gw yakin, ini pasti yang terbaik.
siapa tau Allah memberikan banyak kejutan karena kebelumberhasilan gw di ADS. seperti contoh2 di blog orang. mereka gagal ADS, dan bisa keterima di percobaan apply yang ke-2, ke-3, bahkan lebih dari yang ke-4. atau cerita yang lain, gagal di ADS, jadi makin semangat apply2 dan bisa kuliah di negara lain misalnya di Eropa. (amiin.. semoga gw termasuk). atau gw harus belajar dan berkontribusi lebih di RS PMI, mengingat setahun pertama ini terasa blum all out? atau, gw bisa menikah tahun 2013 ini? dan segera punya anak? --> amiin ya Allah..

hoo,, tahun 2013 ini bakal jadi tahun yang panas nih. on fire!
prepare english until i can speak like foreigner,, belajar nulis esai, surat motivasi, dll, keep contact sama teman, guru, dosen sekalian,, dan kalau Allah mengizinkan, ketemu sama orang terbaik yang akhirnya menikah sama gw dan menjadi keluarga yang diberkahi Allah (wuaaaa romantic. kekeke..)

satu lagi,, travelling!! Hongkong!!
eh, jadi ngelantur..

kegagalan ini bukan yang pertama,, jadi harus lebih strong!!
- waktu smp mau apply SMA, gw gagal diterima di SMA Taruna Nusantara..
- waktu gagal masuk tim paski SMA, dan gagal keterima jadi salah satu redaksi OASE (majalah SMA dulu). sumpah, gw nangis berat nih pas gagal. soalnya waktu itu uda abis2an banget ikut seleksinya.hahaha
- waktu lulus SMA dan apply mombukagakusho (ternyata ADS yang ke-2, gw baru inget.hehehe) gagal setelah ujian tulisnya..hehe
- ditolak dan gagal berkali-kali dalam apply kerjaan.. bener ye, cari kerja teh susah. sekarang amat sangaat senaaang keterima dan bekerja di PMI. mungkin ini rencana Allah biar gw lebih bersyukur.
- ditolak kembali

mendapatkan hasil setelah berkali2 mencoba dan berusaha itu rasanyaa sesuatuuu banget! beda sama yang mudah2. terasa nya "lebih".

jadi inget postingannya dira di FB dulu. gini nih kurang lebih.
lu kehilangan hape di kereta.

scene 1: ada orang ngeliat hape lu jatuh. terus dia ngambilin dan ngembaliin. "mba ini hape-nya jatuh." dan respon lu mungkin. "hoo, iya makasi banyak ya mas :) " (kenapa yang ngambilin musti cowok ya?hehe romantic: mode on
scene 2: hape lu jatuh di kereta, kira2 di stasiun lenteng agung. lu mulai nyari2 si stasiun pocin. dan setelah lu nyampe bojong, kereta uda aga kosong, baru ada yang sadar hape lu jatuh. selanjutnya: "mba ini hape-nya jatuh." dan respon lu mungkin. "wuaaaah, alhamdulillah ketemu. terimakasih banyak ya mas :) "
scene 3: sama. bedanya lu-nya uda pasrah kalo ilang. and do nothing. tiba2 ada yang nemuin terus ngembaliin setelah sekian jam / hari. respon lu senengnya lebih dong ya..
scene 4: sama. tapi itu hape super penting. sampe lu bela2in pasang pengumuman2, selebaran2, dsb. intinya, lu usaha matian2 buat nemuin balik tuh hape. dan ketika ada mas2 dateng "mba ini hape-nya waktu itu saya temukan jatuh di kereta". maka respon lu mungkin: "(teriaaak) wuaaaaah akhirnya ketemuuuuu. Alhamdulillaah ya Allah..... horeee. makasi buaanyaaak ya mas :) :)"
-sedikit su'udzon kalo mas2nya dulu yang ngambil.hahahaha-

tuh, barangnya sama, hape. tapi kalo yang didapet setelah effort, rasa syukurnya teh lebiiih. :) :)

stay stronger,, and let's fight again!! keep working hard!!
keep moving forward!!


Selasa, 09 Oktober 2012

it's because of you myself - kekekeke ^^

hahahahaha gw senyum lebar baca2 tulisan2 lama. ^^ :)

http://atmasupercool.blogspot.com/2011/08/bahagia-bahagiaaa.html
sama
http://atmasupercool.blogspot.com/2012/05/keep-moving-forward.html


hebat juga gw, bisa nulis begitu. (muji diri sendiri) :)
di saat semangat lagi ga jelas, manyun dan hilang motivasi, nasihat dari sana-sini rasanya cuma lewat doang di kuping,, ternyata, ada rasa bahagia plus rasa bangkit setelah baca postingan2 sendiri.hahahahaha
ternyata gw amaaat narsiiis.kekeke ^u^ :p

thanks to myself, yang setaun yang lalu uda bersedia nulis itu. elu yang sekarang di taun 2012 lebih "hidup" lagi setelah dari kemarin rada "uring-uringan" aneh. it's because of you, myself. ;)
--> heeeiii, mane hamdalah-nye? Alhamdulillaah :) :)

dan, ternyata, ck, masih juga ada impact superbesar setelah melirik2 facebooknya beliau. (heeeii katanye uda diremove neng??? apa baiknya saya add lagi saja? dan meneruskan perjuangan? oii sadar oii!) karena orang baik ternyata mengirimkan semangat kebaikan. (haaaaa, maluuuu.. gw ngelantur lagi.) jangan liyeur, ini bukan hal urgent.

untuk hari ini dan selanjutnya,, keep fightiing and keep moving forward!! :D 

Jumat, 13 Juli 2012

say alhamdulillah :)

yuhuuuuu, that massage made this day ssoooo muuuch beautiful for me :)
what massage atma-ssi? yap, the massage from UPT Bahasa IPB which gave the information about my ITP score and when i could take it. 543!!! waaaah, alhamdulillah.. i couldn't stop smiling :D yeyeyyy..

i predicted that the score would be around 530. it's more than what i thought before.

yaa i know, for you who is mastering english so well, the score is not that wonderful. it's even not enough to go to japan which require more than 550. in kaskus also, they mention that to get 600 in ITP TOEFL is easy. (it hurts me..kkhhhk)


however, it impacts a lot to me. i am now more confident to dream studying abroad to get my master degree. that's it. i may dream more from now on.hehe the score is enough to apply the scholarship, alhamdulillah :)


543 is the highest score i've ever had. when i was in senior high school, i had TOEFL-Like (kind of toefl prediction test held by UPT Bahasa UNS), and i got 523. when i was entering UI, i had EPT from FIB, and i got about 490. when i was in apothecary programme, i participated in TOEFL-Prediction test held by NF english course, and i got 490. last, when i was preparing to take the ITP, my practicing score was about 530. then, when it was the real one, i got 543.hehehehehehe

i am not sure which section is the most difficult for me. in my practising test from the TOEFL book, i was really bad at listening. but the reading section is also difficult.

ah whatever. the most important is studying more and more, especially how to speak well and how to write impressively :)

fightiing!!
master degree abroad -- working in hospital -- sharing by becoming lecturer -- contributing to people of Indonesia :) amiin :)




Minggu, 08 Juli 2012

the first step, ITP!!

Yesterday, on saturday morning, i took my first ITP TOEFL in UPT Bahasa IPB Pajajaran. i haven't got the score yet, of course, but i am a little nervous to imagine what score i will get. this score will become my first step to apply scholarship abroad.

i do really hope to get more than 530 even more than 540, but wallahua'lam. i don't know. it was difficult enough for me.hiks the listening section was difficult. the time for stucture section was so fast, and the articles in the reading section weren't interesting enough to read, except about "listening understanding ability in baby" (i am not sure about the title.hehe). i paid more time to read about economics and geology articles.

the supervisor didn't notice us about the time. he just said about the time for section 2 (25 minutes) and section 3 (50 minutes?), but he didn't mention the time from the clock. suddenly he said, "ok, now let's start the reading section" while i was doing section 2. and guess what, i still haven't finished it! hiks hiks but, it was my fault not to pay attention to the clock. but he mentioned "5 minutes more to end the reading section" before we finished the whole test. why didn't he do the same thing on section 2?? -__-

haaa, i am now keep tawakkal and pasrah about the result. i hope for the best.
Ya Allah, help me to be sabar to know my ITP score..

Minggu, 27 Mei 2012

keep moving forward :)

keep moving forward!! :)

it has been about 6 months, i've worked as a pharmacist at RS PMI Bogor. i like working here :) some problems may come, especially related with the customer (the patients theirselves or the patient's family).
but it's ok, i should learn more about controlling emotion.hehe

but wait, why this posting is written in english? no gwaenchana atma-ssi?? ne, na gwaenchanayo. hehe
in spite of my bad english written skill, i put a try to practice nowadays. so please don't mind if you see many misstyping or grammar or boring word diction.hehehehe


this posting supports me to always study and study again. i have seen many of my friends went abroad from their facebook profile. that means they can speak english fluently. wuaaa envy... going abroad means you speak english everyday and everytime! it must be very difficult if they are not capable enough.

nah, (is it any "nah" in english??hehe), to have my dreams into reality (what is the most proper word for "mewujudkan"?) about study S2 abroad, i must improve my english skill. this will be the first step. many students advise about mastering english and getting the highest score in TOEFL or IELTS as high as you can (i read that from many blogs). this will give so much benefit to hunt scholarship.

this evening,, i am on fire. now i am 24 years old, and i thought i don't have any achievement at all. but, say alhamdulillah :) that sentence doesn't mean i don't feel grateful. i am just sad that in this age, i haven't married (oii, is it related? emangnye nyambung?? teuing..), my knowledge about pharmacy is still bad, and i am also bad about islam, memorizing AlQuran and Hadist, doing household chores like cooking and washing, my language skills sundanese, english, and arabic,, what best you can do girl? hiks

don't worry, like what i said before, now i am on fire. to study mooore and learn moooore about everything. fightiiing!! (badtyping.hehehehe)

as long as you have the Iman, only to Allah we ask for help,, bismillah.
as long as you have the vision and dream, and do ikhtiar
as long as you struggle to achieve what you want
may Allah help you and give the best result :)

don't waste your time, and keep moving forward!!


Rabu, 05 Oktober 2011

Tentang Dia -nya Temen dan Gw

Notes ini, beneran, asli banget. dari FB teman gw, berupa notes yang di-tag-in ke gw =)
jadi ini copas dari notes-nya temen gw itu.

--------------------------------------------------
TENTANG DIA
by A.P.E (maaf saya sembunyikan identitas beliau)
on Saturday, October 1, 2o11 at 11:01 pm

This is what I promise you, my sis.. Hope it'll be good to you :) Bismillaah...

Ya, singkat cerita (baru mulai udah begini, apa2an cobaa), he became the one to me. Tanpa izin dari logika, dia tidak akan masuk ke dalam hatiku. Memang dia gimana sih?


Dia baik agamanya. Sejauh yang bisa kuketahui, sejauh yang mampu kunilai, dan sisanya Allah lebih tahu, dia baik agamanya. Actually, aku pun bingung, apa sih indikator seseorang itu disebut baik agamanya. Apa dinilai dari on time atau tidaknya dia shalat lima waktu? Atau dari frekuensi shalat malam dan shalat dhuhanya? Atau dari puasanya, sedekahnya? Atau dari titel "Rohis"nya de el el? Sayang sekali, semua itu tidak bisa kuterima. Entah kenapa, aku merasa, itu hanya tampak luar. Keshalihan sesungguhnya ada dalam hati. Ya tapi kita juga gak bisa menilai hati, kecuali ada indikator yang ditampakkan, dan apakah itu? Alhamdulillah, Azlan Sain pernah menjawab hal itu. "Indikatornya tuh dia istiqamah belajar Islam, istiqamah memperbaiki diri," kurang lebih begitu katanya. Dan si dia di cerita ini gimana? Ya, he is.... :)


Itu kriteria pertama. Kedua, dia berjiwa leader (halah). Aku suka watak kolerisnya yang tegas, memegang teguh prinsipnya (yang memang berprinsip pada hal paling prinsip), dan bagaimana dia mempertahankan yang dia anggap benar dan mengarahkan tujuan. Itu modal penting untuk jadi suami(ku). Gimana ceritanya, seorang imam tidak punya visi dan tidak berdaya menjalankan misi untuk mencapai visi itu. Dan, dia punya itu... :)


Ketiga, mmm apa ya... Fisik? Kriteria 'acceptable' menurutku tercapai sih, tapi secara wajah masih banyak yang lebih 'bening', Christian Sugiono misalnya :p. Usia, ya, dia lebih tua hampir setahun dari aku, sekitar 9 bulan mungkin ya.


Pesona lainnya? Jujur, ini yang sebenernya bikin jiper.. Duh, masya Allah, pesona dunianya sebenarnya cukup bling-bling. Dia dari keluarga berpendidikan, status ekonomi keluarganya termasuk menengah ke atas, yang bisa dibilang beda denganku. Belum lagi dia memang punya prestasi akademik yang baik, sementara aku biasa aja, cuma 10 besar kelas (ehm). Plus, pesona dunianya juga nih, jago olah raga (sepak bola doang agaknya, hihi) dan jago main gitar. Dia suka musik... Okelah... :)


Tapi ya, pernah juga satu tanya mengusikku: why him? Bukankah pria macam itu bejibun di dunia ini. Kalo kata dia sendiri, "Di UI aje bisa seratus orang yang kayak gitu..." (mane?? ;p) Apa dong?


Ya, ini mungkin alasan terakhirnya. Somehow, dengan semua yang ada padanya itu, aku tsiqah (percaya) padanya untuk jadi imamku. Ya itu sometimes ga bisa dijelaskan secara eksplisit, kenapa kita bisa tsiqah ke satu orang tapi tidak ke yang lainnya, yang padahal mungkin juga punya kriteria seperti itu. That's what my heart says, after all those logical things.... :)


Lalu apa yang membuat kecenderungan itu berbunga? Faktanya, he's my bestfriend, sahabatku. Kelakuanku yang hobi cerita dan curcol itu agaknya udah ada sejak dulu. Dan dia mengakui itu. Then, dia pun bisa dibilang tidak pernah tidak menanggapi ceracau-ceracau atau curcol-curcolku, even by sms yang sebenernya nggak penting, tapi dia respon. Itu sebenernya 'kriteria' gak penting sih ya, but somehow itu yang bikin aku nyaman sama dia. Sebagai teman dia solutif, dia lucu, dia menyenangkan. Oke diajak seru-seruan. Dia sahabatku, dan kami memang dekat. Meskipun gak pernah sampe level keluarga saling kenal ya... But ya, this is us....


Sejak aku tau bahwa tidak ada hubungan yang halal bagi pria dan wanita selain pernikahan, kecenderunganku kepada pria adalah untuk menikah. So, ada kriteria-kriteria prinsip yang memang harus terpenuhi. Then, when I found him, gak hanya niat yang ada, but I also built my dreams, with him, as his wife...


Aku mengkhayalkan, dan mungkin tanpa sadar mempersiapkan diri untuk suatu hari nanti memiliki keluarga dengannya. Sikap kepada anak-anak kami, impian-impian duniawi kami, visi-misi rumah tangga kami, dan lainnya. Dunia kecil kami tergambar (nyaris) sempurna dalam benakku, diiringi dengan do'a dan harapan, serta usaha yang bisa kulakukan sebagai diriku.


Impian utuh itu mungkin yang membuatku 'kebal' dari banyak pria selama menantinya. I think I've had a perfect dream, and I still have chances to try. Aku berdo'a dan menanti, nyaris tanpa kelabilan. Ya, krn aku yakin, bahwa aku memang ingin menikah dengannya.


That's what I thought, until those days come... Hari-hari yang sebenarnya pasti akan datang, kecuali aku meninggal lebih awal. Hari-hari di mana akhirnya dia memutuskan untuk menikah. Dia memenuhi tekadnya untuk menikah muda, usia 22 tahun, setelah selesai menempuh pendidikan sarjana. After all days I'm wondering how this story ends, then this is it. Episode-episode terakhir kisah ini dimulai saat-saat di mana aku mengetahui bahwa finally dia memutuskan untuk menikah. Lucu, kejadian itu berawal dari seorang teman yang menanyakan padaku, apakah aku tau dia mau nikah sama siapa. Saat itu aku heran, hey ada apa ini, tidak mungkin dia bisa serta-merta bertanya begitu kalau bukan karena ada 'informasi'.


Ya, benar saja. Seorang senior yang menanyakan perihal kesiapannya, kemudian menghubungiku dan menanyakan kapan aku lulus. Aku menjawab. Ternyata, range waktu lulusku di luar dari kesanggupan yang bisa dia terima, tapi dia belum tau tentang niat baikku saat itu. Kejadiannya begitu cepat, yang akhirnya, memang dia tidak punya niat yang sama terhadapku.


Then there comes a time, when we finally chat, being honest to each other. Maap ya, ga bisa kujelaskan dengan gamblang karena ini public area :) Intinya, dari situ dia akhirnya tau bahwa selama ini aku memang punya kecenderungan ke dia, dia taunya cuma sekadar ada senior yang menawarkan aku saja. Dan, aku pun tau bahwa alasan utama dia menolakku bukan semata persoalan kapan lulus, tapi lebih karena dia telah punya kecenderungan ke orang lain dan saat itu sedang diusahakan untuk berproses. Itu alasan yang tidak dia katakan kepada senior kami itu.


Awalnya aku memang merasa tidak perlu ada pembicaraan perihal itu dengannya. Semua berakhir, sudah. Tapi semua terjadi dengan mudahnya, begitu saja kami membicarakan semuanya dengan jujur. Dia pun jujur, dan akhirnya menanyakan (mengkonsultasikan) kegundahan hatinya, "Kalo nanti ternyata ga jadi, gimana cara ngatasinnya? Secara dirimu udah pengalaman," kurang lebih itu katanya.


Well, jujur nih, aku sebenernya ga tau gimana. Kok bisa ya, udah segitu jatohnya dari impian, masih bisa ngobrol becanda sama dia saat itu. Even ga cuma saat itu saja. Di lain-lain waktu sebelum dia menikah pun kami masih sering berkomunikasi (maaf nih ya sama sekali ga ada maksud membanggakan hal ini lo, but that's happened). Sekadar komunikasi dengan sesama teman, dia pun saat itu masih ada hal-hal yang harus diselesaikan terkait orang lain juga, dan dalam beberapa hal dia butuh bantuanku serta aku pun butuh bantuannya. Sedihkah aku?


Honestly, itu adalah moment yang indah bagiku. Bukan karena kebersamaan atau berbagai chat yang kita lakukan, tapi karena finally ini terselesaikan, pahit tapi indah. Juga karena I have nothing to regret. Aku memilih dan menanti orang yang tepat, berusaha sebisa yang mampu kuusahakan, dan setelah itu yang tersisa hanyalah variabel yang tak terkontrol. Ketika kita dihadapkan pada variabel tak terkontrol dalam usaha kita, kita hanya bisa mengatasinya dengan do'a.


Memang, bahkan setelah itu pun aku MASIH ada kemungkinan menikah dengannya. Ya itu tadi, berdo'a kepada Allah semoga aku bisa melewati variabel tak terkontrol itu dan takdirku adalah dengannya dunia-akhirat. Tapi, jujur, setelah semua kejujuran kami itu, aku gak tega kalau harus berdo'a agar Allah jadikan dia denganku. Aku punya hak untuk berdo'a seperti itu, tapi rasanya itu tidak kugunakan. Ya, dia punya kecenderungan kepada orang lain dan ingin menikah dengan orang itu, sama bukan posisinya dengan aku ke dia? Gimana coba rasanya kalo aku malah berdo'a berlawanan dengan harapannya? Aku gak tega.... Dia terlihat begitu galau, khawatir, "Gimana nih ya kalo ternyata begini begitu...," itu katanya. "Dulu ada temen yang ditolak, baru bisa sembuh dua tahun...," dia cerita ke aku. Kasian kan....


Itu mungkin masih belum seberapa, karena meski aku tidak secara spesifik berdo'a agar dia jadi denganku, terselubung jauh di dasar hati aku masih berharap. Tapi harapan itu tidak seindah dulu, karena waktu terus berjalan dan dia masih berproses dengan calon istrinya. Kadang aku nangis, tapi di lain waktu aku bisa tersenyum lega, bahkan menyikapi patah hatiku dengan sumringah.

Aku ingat, penolakan via seniorku itu sampai kepadaku di suatu malam yang melelahkan, setelah pulang dari kampus. Sampai di rumah sekitar jam 11-an malam, aku shalat isya, dan setelah itu aku minta waktu kepada-Nya untuk menangis sebentar saja. Dan, He gave me that cry time, hanya sebentar. Besoknya aku masih harus ujian statistik dan menjalankan amanah sebagai Rakor. Life must go on and I have to be strong... But how strong?....


Segera saja akhir Mei datang, dan tanpa persiapan lebih, dia mengumumkan bahwa dia udah lamaran. Hatiku mencelos.... That day will come, even too sooner than I expected.


Hari-hari setelah itu adalah cukup padat bagiku. sebagai binglas dan juga pengajar memenuhi hari-hari menuju walimahnya. Tanggal telah diumumkan.


Hari Senin pagi itu Mbak U berbisik di telingaku, hanya menyebutkan tanggal pernikahannya dan nama calon istrinya. Aku mengiyakan dan Mbak U merangkulku. Aku menangis, singkat dan spontan... #haduuh yang nulis berkaca-kaca nih...

Di hari-hari berikutnya aku merasa lebih 'menikmati' patah hatiku. Kadang aku berkelakar tentang hal itu (eeeyyy jeeeng aku patah hati looo *tingting #iyakaleee). Sekadar menghibur diri sendiri sebenarnya. Yah, siapa lagi yang bisa menghibur, haha, karena teman-teman yang tau kisah ini bahkan turut bersedih dan prihatin (thanks ya temans...).


Itu moment yang berat sebenarnya. Ada kalanya ketika aku sendiri aku menangis. Setiap hal sepele yang membuatku teringat akan dia membuat hatiku teraduk-aduk, sering hingga meneteskan air mata. Mau naik kereta berangkat ke kampus, bisa nangis sendiri di stasiun. Menginjakkan kaki di kota Depok, rasanya sendu sekali, karena kota Depok udah serasa punya dia. Belum ketika teman SD atau SMP-nya menanyakan, "Eh si Itu mau nikah ya.." Thanks for brightening my day...


Denger lagu yang pas dengan jeritan hati yang broken, nangis. Lebih-lebih karena ada beberapa lagu teman galau zaman dahulu, yang kalau denger lagu itu keinget dia. Masya Allah.... Bahkan, lagu-lagu BSB yang muncul pada moment-moment patah hati itu, sampai sekarang masih berhasil membangkitkan kembali rasa perih yang terasa saat itu.


Undangan itu pun sampai ke aku. Ikhlaskah aku dengan semua itu? Insyaa Allah ikhlas, meski tidak mudah. Aku sudah bisa tersenyum lega, meski kadang masih menangis. Dan, aku memutuskan untuk datang ke pernikahannya. I have no reason why I shouldn't come.

Di hari pernikahannya, aku datang dengan sahabatku. Semua biasa saja. Bahkan di pestanya pun aku sumringah dan tertawa-tawa. Aku bercanda dengan dia, karena betapa dia keliatan canggung. Haha.


Tapi, jujur saja, aku merasa tanganku gemetar sepanjang aku berada di pesta pernikahan itu. Jantungku berdebar begitu cepat. Aku sendiri gak tau kenapa. Dan kata temenku, "Mungkin alam bawah sadar lo masih belum bisa terima itu..." mmm, masa sih?....


Pulang dari pesta itu, aku dan banyak teman lainnya jalan-jalan. Nonton Shrek 4 bareng. Bersenang-senang. Still after that I feel like I'm losing someone. But I'm not crying out loud... Alhamdulillah... Bahkan, jujur, sekarang jika aku ingat dia, somehow I could feel my tears down on my face. But, the fact is I'm moving on... :)


My Dear Sister, mungkin memang kisah itu tidak terlalu menggugah ya. But the fact is we are the same. Or even sometimes I think I'm too young to this, untuk mengalami kenyataan bahwa aku ditinggal nikah dengan seseorang yang telah kunantikan bertahun-tahun lamanya.


Sekarang, all I can tell you is I even never know for sure, how can I fix this. Kok bisa sih aku tahan melewati semua ini. Kok bisa sih aku udah biasa aja bahkan dengan dia yang mematahkan hatiku, dengan memilih orang lain. Orang-orang menanyakan, "How?" tapi aku sendiri sebenernya gak ahli dalam menjawab itu, karena aku sendiri amazed kok bisa ya aku gak berat melepas dia.

Gak berat? Masa sih... Buktinya aku pernah menangis karena hal itu kan....


Jawaban yang terbaik dari pertanyaan "bagaimana mengatasinya" adalah bahwa Allah makes it easier to me. Apa pun caranya, tapi nyatanya Allah yang mudahkan aku untuk melewati semua itu. So, Sister, berdo'a dengan sungguh-sungguh kepada Allah agar kita mampu lewati ini. Yakin, bahwa Allah memberikan cobaan tidak melebihi kesanggupan kita.


Bukan bermaksud kuliah rohani ya, tapi bener itu yang aku rasakan. Hal itu berat sekali untukku, bahkan mungkin dampaknya masih terus ada hingga sekarang. Ketika impian bersamanya hancur, aku merasa labil luar biasa, bahkan sekarang: coba liat, gimana aku dengan orang-orang baru yang kutemui setelah dia. Labil, karena aku tidak hanya kehilangan someone to love, tapi impian masa depan yang udah terbangun juga runtuh total. Sometimes it feels like I lost my dreams, membuatku merasa entah apa lagi tujuanku yang tersisa. Pernikahan dan rumah tangga idaman, buyar. Ya, it's hard for me karena impian yang telah kubangun selama ini, yang membayang-bayangi hariku, hancur seketika. It makes me upset dan kehilangan arah. Aku jadi nggak lagi paham apa yang kuinginkan, seperti apa sosok yang kuharapkan.


Tapi, hikmahnya adalah, ternyata memang tidak tepat ketika kita menjadikan si dia sebagai standar harapan kita. Tidak tepat jika kita mempersiapkan diri menuju pernikahan dengan si dia yang telah terdefinisikan.


Bukan berarti kalo sekarang udah ada kecenderungan sama orang itu salah ya. Yang salah adalah ketika kita menumpukan mimpi dan tujuan kita ke dia, mempersiapkan diri standarnya "dia". Padahal seharusnya kita melakukan semua itu secara independen, tanpa memasukkan "dia" ke dalamnya. Memperbaiki diri ya optimal saja, tanpa harus mematok batasan "kufu' dengan dia". See, that's my mistake. Ketika patokannya hilang, hancurlah semua itu. Berat bagiku membangun semua itu lagi. And Allah shows me that I'm wrong. Mestinya kecenderungan yang ada tidak membuatku membatasi diri seperti itu, apalagi hingga menumpukan impian ke dia.


So, kalau dibilang baiknya gimana, yang terbaik adalah sungguh-sungguh memohon kepada Allah, dengan tulus, agar Dia berikan kekuatan agar kita mampu menghadapi semua ini dengan tegar. Agar jangan sampai sedih ini jadikan kita lalai, zhalim terhadap diri atau orang lain, dan melakukan sesuatu yang akan merugikan diri sendiri. Karena, ketika kita tidak mampu, hanya Dia yang mampu...


Tapi, sertakan kepasrahan dalam berdo'a... Pasti ada alasan kenapa kita gak bisa menerima sesuatu, temasuk kenyataan pahit itu. Entah apa alasannya, hanya Kakak yang tahu. Tapi, kalau alasan itu masih membuat kita berharap "bisa" bersamanya, menghalangi kita untuk melepas dia, baiknya itu dihilangkan. Aku bisa melepas dia dan pasrah, karena aku merasa there's nothing more that I can try. Jangan turuti sesal yang ada, jangan turuti logika yang mengatakan "Semestinya bisa begini atau begitu, masih ada kemungkinan begini atau begitu". Jangan turuti juga hawa nafsu yang membuat kita binasa, yang membuat kita memburu semua hal yang sebenarnya tidak akan mengubah apa pun. Kakak lebih tau, apa yang membuatmu sulit pasrah, dan please buang itu jauh-jauh, supaya do'a kita lebih tulus, memohon agar Allah berikan kekuatan menghadapi semua itu.


Berat mungkin, karena he's the best one, or you might say he's your true love... Aku terlalu dini jika memvonis dia adalah cintaku. Tapi memang, aku belum pernah menginginkan seseorang seyakin menginginkan dia, terlebih karena logika dan hatiku pun terarah sepenuhnya ke dia, tidak bertolak-belakang. Rasa yang ada pun bukan dibilang kemarin sore, tapi bertahun-tahun lamanya... But, we can get over it, just believe it. Or, if we're not sure we can, just believe He can. He always can. All we have to do is just behave well for Him, get close to Him, and ask Him to protect us, protect our hearts.


Tapi, Kak, Allah akan lakukan itu hanya jika kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada Dia, untuk menyelesaikan semua ini. Menyerahkan diri dengan patuh kepada-Nya, mendekati Dia dengan cara yang Dia sukai. Aku datang ke walimahnya karena menghadiri undangan itu wajib jika tanpa halangan syar'i, dan tidak ada pahala kebaikan yang melebihi pahala yang wajib bukan?


So, hadir saja, penuhi kewajiban kepada-Nya, hanya karena Dia saja. Niatkan, lafalkan dalam do'a, "Rabb, aku lakukan ini karena Engkau saja". Dan biarkan Dia melindungi kita, sebagai balasan, pahala kebaikan karena kita menjalankan kewajiban kepada-Nya. Biarkan pahala kebaikan itu berwujud apa pun bagi Kakak, mulai dari ketentraman batin, kekuatan, hingga pengganti yang lebih baik. Allah tidak akan sia-siakan itu. Bukan sekadar "menang dari diri sendiri" akhirnya, apalagi "menang dari dia dengan bersikap tahan banting".


Bagiku, semua ini terjadi memang semata karena Allah mau kita melibatkan Dia. Dia buat kita merasa tidak lagi sanggup menanggung beban yang ada, supaya kita sadar bahwa ada Dia Yang Mahakuat dan menguatkan. Sekadar supaya kita minta kekuatan kepada-Nya dengan kerendahan hati. Karena, segala usaha kita menguatkan diri, mulai dari melarikan diri, block Facebook, memutuskan kontak, dan lainnya, nggak akan berhasil tanpa izin-Nya. Pun sebaliknya, tanpa harus membuang tenaga dan pikiran untuk melakukan semua itu, dengan kuasa-Nya kita pasti kuat menghadapi kenyataan pahit itu.


2 Oktober akan segera datang, tapi juga segera pergi. It will be just passed by. Semoga kita nggak merugikan diri.... It will be just passed by, like 5 June. And we will survive even stronger than before. Asal kita mau kuat dan dikuatkan.


Start from: jangan turuti emosi untuk berkata-kata yang desperado. Jangan turuti emosi dengan bayang-bayang menangis di depan umum. Jangan turuti emosi untuk terpaku pada bayang-bayangnya, atau harapan akan dirinya lagi. Jangan menyendiri jika itu membuat kita ingat dia, tapi jika harus sendirian pastikan kita sendiri dengan kesibukan (tugas akhir?).


I have no more words to say... I'm praying for you, may Allah makes you strong, Sis... Laa hawlaa wa laa quwwata illaa billaah...

"I'm a big big girl in a big big world

It's not a big big thing if you leave me

But I do do feel that I do do will miss you much

Miss you much..."

(Just missing, no more sadness, no more madness, no more useless time.... They will be just memory, and another better will come soon...)

--------------------------------------------------


temen gw ini, sangaaat jagoan =)
sangaaat dewasa (untuk satu hal, tapi mungkin nggak untuk hal lain.hehehe piss..), sangat jujur (termasuk di dalem notes dan blog-nya), dan sangat pinter mengambil hikmah =)

sejujurnya, masalah pernikahan, persiapan patah hati (persiapan hati buat patah sewaktu2.hahaha), tentang calon suami?hehe, bener-bener ga kepikiran untuk saat ini. kenapa? karena gw belum bekerja.hiks hiks.. -ikhlas, bos!-
malah, daripada pernikahan, ternyata gw lebih seneng membayangkan tentang punya anak sendiri (anak perempuan yang lucu dan nge-gemesin, laki-laki juga gapapa si.hehe), karena ternyata banyak yang seumuran sama gw ini (23 menjelang 24) yang uda pada melahirkan. haaaa.. -ikhlas, bos!-

tapi, gara2 asih nelpon kemaren, dan gara2 baca notesnya temen gw di atas, jadi kepikiran lagi.. hehe

mungkin gw ga se-sholihah temen gw itu, yang bisa naksir orang karena kebaikan agamanya. orang yang sekarang ini gw taksir, pertama-tamanya, gw bener2 ga tau menau apakah beliau orang yang sholeh apa bukan. hanya tau kalo sepertinya beliau tipe pemimpin yang baik, dan bikin gw sangat kagum. gw uda pasti ga tau lah, tentang frekuensi sholat dhuhanya, apalagi sholat malamnya. tapi masyaAllah, kagak nyangka, ternyata, gw naksir seorang mantan ketua Rohis SMA euy. (minder nih..)

pertanyaan yang sama juga melintas di otak. why him?
Bukankah pria macam itu bejibun di dunia ini. Kalo kata dia sendiri, "Di UI aje bisa seratus orang yang kayak gitu..." (mane?? ;p) Apa dong?
bener banget kawan. kenapa ya, tiba2 suka gitu aja? kalo masalah pemimpin yang mengagumkan,, ada banyak. banyaaaak bangeet malah. tapi, kenapa ya kok ya yang disukai bisa beliau? bisa tiba-tiba triing.. "orang itu", bukan orang lain di antara sekiaaan banyaak lainnya? kenapaa? wallahua'lam.

Sejak aku tau bahwa tidak ada hubungan yang halal bagi pria dan wanita selain pernikahan, kecenderunganku kepada pria adalah untuk menikah. So, ada kriteria-kriteria prinsip yang memang harus terpenuhi. Then, when I found him, gak hanya niat yang ada, but I also built my dreams, with him, as his wife...
sama. salah, sebenernya ini gw belajar dari temen gw itu.hehe
ketika lu naksir orang, dan lu cukup yakin dgn orang tersebut, dan meniatkan untuk menikah, itu cukup. (kata temennya temen gw). jadi,, suka sama orang tu bukan hanya untuk sekedar pacaran doang.haha
tentang kriteria, ternyata, sepertinya, beliau telah masuk ke kriteria yang baik menurut gw. (hehe masi sepertinya kok, kan gw kenal.hehehe) dan bedanya, gw ga membangun mimpi setinggi mimpi temen gw itu. bisa jadi karena gw memang ga terlalu kenal, bisa jadi karena gw pun belajar dari temen gw ini. =)
gamsahamnida kawan, sudah bersedia share pengalaman dulu2 itu =)

That's what I thought, until those days come... Hari-hari yang sebenarnya pasti akan datang, kecuali aku meninggal lebih awal. Hari-hari di mana akhirnya dia memutuskan untuk menikah.
haaaaa tidaaaak.. walopun gw ini sudah bersiap (seperti yang gw tulis di postingan sebelum2nya), ternyata gw masi ngerii ngebayanginnya. harus siap dan ikhlas bos, iya, tapi sereeem.. (aduh, gw ternyata pengecut).
ternyata dan lagi2, gamsahamnida kawan, menulis notes itu, sehingga persiapan gw apabila ternyata moment itu datang, uda elu bekali dengan tips2 yang dahsyat =)

bedanya lagi, bisa jadi gw ga akan menerima undangan seperti temen gw ini. tapi, pernah terlintas untuk me-remove beliau dari friends gw di FB apabila emang beliau ini menikah dengan orang lain.
Karena, segala usaha kita menguatkan diri, mulai dari melarikan diri, block Facebook, memutuskan kontak, dan lainnya, nggak akan berhasil tanpa izin-Nya.
gamsahamnida lagi kawan, saran lu sangat perlu dipertimbangkan. tapi, sepertinya, gw tetep akan me-remove-nya.hehe daripada otak dan hati gw pedih. (halaaah..hehe)

Rasa yang ada pun bukan dibilang kemarin sore, tapi bertahun-tahun lamanya...
But, we can get over it, just believe it. Or, if we're not sure we can, just believe He can. He always can. All we have to do is just behave well for Him, get close to Him, and ask Him to protect us, protect our hearts..
5-6 tahun kira2 temen gw ini naksirnya (kalo gw ga salah ya..), belum apa2 gw ini yang baru 2 tahunan.hahaha
betapa beruntungnya elu-elu pada guys, punya seseorang yang mendoakan selalu untuk kebaikan kalian. punya seseorang yang jauh-jauh hari uda mempersiapkan diri atas apa yang Allah rencanakan antara hubungan yang satu dengan yang lain. termasuk persiapan ditinggal menikah.

Gw ga tau ke depan akan gimana. siapa yang tau?? bisa jadi gw akan menikah dengan beliau (amiiiiin...), dan bisa jadi beliau menikah dengan orang lain yang jauh lebih baik, dan gw pun dengan orang lain yang jauh lebih baik. =)
setidaknya, notes temen gw tadi memaksa gw untuk terus bersiap =)

and finally, statement yang ini, oke bener:
Biarkan pahala kebaikan itu berwujud apa pun bagi Kakak, mulai dari ketentraman batin, kekuatan, hingga pengganti yang lebih baik. Allah tidak akan sia-siakan itu. Bukan sekadar "menang dari diri sendiri" akhirnya, apalagi "menang dari dia dengan bersikap tahan banting".

buat gw sendiri dan tentu saja buat temen gw itu,, fightiiiing!
dan lagi-lagi, gamsahamnida, nomu nomu gomawo kawan =)
saranghae, uhibukki fillah =)

Kamis, 08 September 2011

mimpi baru,, S2!!

mimpi,, boleh dong ya..hehe
kali ini mimpi tentang kuliah S2 =)
suatu saat, insyaAllah, ingin sekali gw kuliah dan mengambil Master by Research di Univ2 berikut:
-di sort berdasarkan cita-cita, kecocokan dengan minat, serta tentu kualitas-nya ;)

1. University of Otago, New Zealand
2. University of Auckland, New Zealand
3. University of Queensland, Australia
- tiga kampus di atas semua sangaat sangaat keren, semuanyaa, ga bisa di-sort -
4. University of New South Wales (UNSW), Australia
5. Universiti Sains Malaysia
6. Universitas Gajahmada

ke-enamnya menyediakan tempat yang sangaat pas untuk mempelajari farmasi sosial dan farmasi komunitas, pharmacy practice, pharmacy policy, pharmacy education,, yang merupakan bidang yang telah saya putuskan untuk nantinya akan saya dalami. =)

ke-enamnya ga main asal gw tulis kawan, soalnya gw uda melakukan browsing2 banyaak kampus, dan uda pake mikir2 fokus ke bidang apa nantinya di dunia farmasi yang luas ini.hehe

flashback petualangan mencari informasi:

dimulai dari kampus2 di negara yang sejak kecil menjadi mimpidan cita2 saya = jepang!! sudah banyak kampus saya jelajahi, tapi karena link2nya make bahasa jepang dan blum ada pilihan ke english version-nya, membuat saya pusing.. jepang pun sepertinya -sepanjang yang gw baca2- tidaklah terlalu fokus untuk farmasi sosial dan komunitas,, tapi lebih ke farmasi molekuler dan bioteknologi. judul publikasinya bikin kepala saya cenat-cenut2..hehe
flashback yaa: university of: tsukuba, tohoku, osaka, chiba, nagoya uda diintip, tapi apa daya minat dan terutama kemampuan saya sepertinya belum kuat.hahaha

lanjut ke kampus2 di korea =)
teringat pinginnya gw bisa jadi mahasiswa farmasinya Seoul National University (SNU),, waah, pasti kereeen banget! Lanjut ke Chungbuk National Univ, bahkan bookmark-nya blum gw apus di browser komputer.hehe masi ada kampus2 lain seperti KAIST dan Yonsei, dan lain-lainnya..
Sekedar browsing boleh dong ya.hehe

dua negara itu,, bikin jepeeer banget, dan kepercayaan diri gw ternyata tidak cukup untuk menuju kesana. selain dari bahasa, kultur orangnya yang sangaaat pekerja keras dan disiplin, kecerdasan orang2 indonesia yang kuliah disana (misalnya ardi anak kimia 2006, dan anak farmasi namanya kak riswanto -kalo ga salah-), kecerdasan mereka sungguh mengerikan, apalagi kalo dicompare sama gw ini.. T_T

Gw bukan bermaksud meremehkan 6 kampus di-list tadi dibandingkan sama kampus2 di jepang dan korea, bukan! gw yakin bisa S2 di salah satu dari 6 kampus tadi pastiii perlu kerja keras dan perjuangan yang dahsyat juga, dan pasti orang2 yang kuliah di sana juga punya kecerdasan yang hebat..

tapi wallahu'alam, ga tau tiba2 gimana gw bisa punya kepercayaan diri bermimpi untuk kuliah di sana. alasannya ya tadi: kesesuaian minat yang sangat terfasilitasi (sepertinya aga kurang kalo di jepang dan korea bidang2 tersebut di atas), bahasa (english gw blum bagus2 amat, tapi sangat visible untuk ditingkatkan! hehe), kultur budaya, letak geografis, dan nyamannya membuka dan mendapatkan informasi di web kampusnya (terutama kampus di australia dan new zealand).
-coba deh buka sendiri, tampilannya serta kemudahan aksesnya ke apa yang pembaca mau tau sangat boleh untuk diacungi jempol.hehe atau mungkin karena gw uda cukup "terlatih" setelah browsing di kampus2 sebelum2nya? tapi emang lebih mudah untuk dimengerti lho tiap info yang tersedia di sana..-

masi pingin ke jepang dan ke korea?? masih! masih banget! bisa jadi untuk kuliah -masi berharap-, atau untuk jalan-jalan mengagumi ciptaan Allah =)

ke eropa? mauu! mau banget!! tapi jujur, gw ga browsing kampus2 disana. pertimbangannya karena letaknya jauuh, orang tua sepertinya kurang ridho. eh ada satu ternyata yang sempat gw intip,, University of Kopenhagen Denmark. =)

aga OOT dari S2,, kalau Allah mengizinkan gw menginjakkan kaki di bagian bumi-Nya yang lain,, gw pingiiiiin banget ke:

1. Asia: Arab Saudi: Makkah, Madinah
naik haji? pastilah! cita-cita banget itu mah!! =)
terus pingin banget ke tempat setting-nya shiroh nabawiyah di masa sekarang. pingin banget liat rumahnya Pak Arqam bin Abil Arqam (sekarang masi ada gak ya??hehe), gua Hira, liat gunung Tsur (kisah Rasulullah SAW, Abu Bakar ra., kaum kafir Quraisy yang mengejar, dan: laba-laba!), gunung Uhud (yang mana si gunung/bukitnya), pohon tempat bait Ridwan, dan masi banyaaak lagi!! sama ke kiri atas dikit,, pingiiin banget ke Masjid Al-Aqsha di Palestina ;)

2. Asia: Jepang dan Korea
yah, ini mah emang sejujurnya kepengaruh sama komik, drama, movie, buletin2, dan liputan2 di tipi yang sejak kecil memapar gw.hehe kayaknya kedua negara itu indah banget. pingiiin!! pingiin banget!!
sama Brunei Darussalam. ini alesannya karena katanya di sana negara kaya tapi sepi penduduk.. dulu kalo mau transmigrasi milihnya kesana.hahaha untung gw dan keluarga tetep cinta indonesia ;)

3. Eropa: Spanyol, Turki, dan Perancis
ini kepengaruh sama buku2 yang gw baca.
yap, bukunya Dan Brown,, pingiiin banget liat piramida kebalik di Museum de Louver -abaikan bila ada salah penulisan-, dan tempat2 wisata yang bagus di Perancis. Kalo spanyol, pingin liat daerah yang namanya Granada dan Cordova, dan pasti tempat2 lainnya. Turki: ngiler kebab-nya gw.hahaha terus masjid2nya dan semua objek wisata di 3 negara tadi.. -dari liputan di tipi-

InsyaAllah,,
suatu saat kelak, bila Allah mengizinkan ;)

Jumat, 05 Agustus 2011

bahagia,, bahagiaaa =)

teringat pidatonya Baek Seung Jo di perpisahan SMA nya. dan si Seung Jo ternyata dapet inspirasi dari Oh Ha Ni yang bercerita tentang petuah neneknya. Isi pidatonya kurang lebih kayak gini: -pake bahasa gw aje yak.hehe-
"kita semua kudu hidup bahagia, menjadi bahagia dengan menempuh jalan dan masa depan yang kita pilih. dan kalau kita bahagia, maka kita pun bisa membagi kebahagiaan itu buat orang lain di sekitar kita"..

lagian kan, melihat orang bahagia atau pun membuat orang merasa bahagia, akan membuat kita ngerasa bahagia juga kan ya? =)

-teringat hadist untuk menjadi manusia yang bermanfaat..-

sebenernya gimana si cara bahagia? kalo lagi stres, banyak masalah, tertekan, kepala puyeng? jawaban syar'i dan berdasarkan dalil naqli tidak saya paparkan disini. maklumin ye, saya bukan orang yang kompeten, jadi silakan di-googling sendiri.hehe

yang ingin gw bagi adalah, ternyata faktanya, banyak hal-hal kecil terselip (atau lebih tepatnya dianugerahkan oleh Allah) yang sedikit banyak bisa bikin kita bahagia. -eh, eh, kata "bahagia" kayaknye berat ye, gw ganti aja dah sama bahasa biasa: "seneng" hehe- kalo kita nya selama ini ga nyadar, mungkin itu karena kita kurang bersyukur kali ya.. astaghfirullah..

contoh konkretnya,, kemarin pas gw lagi ga semangat dan ngerasa puyeng oleh suatu urusan, tiba2 ada temen bales sms.. "kampung?? jelek banget si mba atma bahasanya..hehe" dan ternyata ntu sms sukses bikin gw ngakak.hahaha -special thanks to atikah-
juga ketemuan sama si gokil Ika, yang semua masalah di depan dia jadi enteng dah.hehe ketemu sama Ika di dekanat, ngobrol2 yang ujungnya membakar lagi semangat gw yang kemarin2 uda ga tau kemana.. tengkyuu juga smsnya kawaaan! -special thanks to Ika-
juga ketemu sama seorang kaput dari Undip, yang liburan ini pulang ke Bojong. Maya bersedia diajak sharing tentang acara Ramadhan di kampung. tengkyuuu -special thanks to Maya-
mungkin temen2 gw itu kagak nyadar kalo smsnya dan ketemuannya sama mereka sangat membekas buat gw yang kemarin bener2 lagi aga stres.hehe tengkyuu kawaan..
Alhamdulillah.. =D

contoh lagi nih, dari drama korea (again.hehe) brilliant legacy, di ceritain kalo Hwan punya semuaaaanya, terutama harta. nah, pas dia disuruh kerja jadi waiter di restoran neneknya, manajernya ngasi hadiah pin "Smile" karena Hwan uda bisa menahan amarah di tamu restoran yang super ngeselin. sebelumnya, Hwan pake pin "Sad". dan pas dia dapet pin "Smile", itu pin diliatin terus sama dia.hahaha dan Hwan bilang: "hal kecil kayak gini aja bisa bikin bahagia.hehe =) "

see? gw rasa sebenernya banyak hal kecil yang impact nya bisa cukup signifikan untuk kita. wallahu a'lam, itu mungkin ya cara Allah membantu dan menolong hamba2Nya. gimana coba kalo kita jadi hamba yang bersyukur dan rajin berdoa sama Allah? waaaah, pasti lebih banyak lagi pertolongan Nya untuk kita.hehe =)

tiba2 teringat lagi beberapa petuah. salah satunya dari wejangannya kadep sosmas, pak tebe. waktu itu beliau bilang, kalo jadi pengajar di rumbel itu mungkin melelahkan, mungkin kita ngerasa ga dapet apa2. tapi suatu hari, pas ketemu murid kita, ternyata murid kita menyapa kita dengan cukup hormat dan merasa seneeng sekali karena kita uda mau ngajar mereka di rumbel. Ngeliat mereka seneng itulah ternyata "bayaran" yang cukup besar -selain pahala dan ridho Allah tentunya- buat kita-kita para pengajar. kebermanfaatan kita lah yang ternyata membahagiakan kita sendiri. =)

salah satunya lagi, dari ustadz -maaf saya lupa tepatnya-. yang intinya, kita mengajak orang lain ke arah kebaikan, kita terus berjuang dan berkontribusi, emang perlu ya? apa impactnya buat kita? ternyata, -kata pak ustadz-, pada dasarnya kita sendiri lah yang butuh, kawan. dengan berdakwah, kita mendapat ketenangan dan kebahagiaan. hmmm, berat ye, mungkin gw blum nyaut sepenuhnya. tapi kalo dipikir2 bener juga ya, yang namanya perintah Allah, pada akhirnya untuk kita kawan..

intinya nih ya, menjadi bahagia ada banyaaaak cara =)
no.1 bersyukur, kudu lah ye..
no.2 berbagi kebahagian dengan orang lain..

ngeliat temen, saudara, ato temen kita mendapat kebahagiaan aja bisa bikin kita ikutan seneng =)
-walopun kalo yang pada pamer2 bikin iri juga.hahaha ;p -

ayoo, menjadi bahagia, walopun ujian, rintangan, tekanan, dan masalah menerpa-nerpa..
yakin saja sama pertolongan Allah pastinya =)

smile!! =)


Jumat, 01 April 2011

Perubahan dan cita-cita =)

dari buku Negeri 5 Menara halaman: 158
buku yang dibeli sama ibu saya. dan jadi teringat dulu temen saya pernah menyuruh saya buat baca ni buku. kata beliau, ni buku oke punya.

"jangan berharap dunia yang berubah, tapi diri kita lah yang harus berubah. Ingat anak-anakku, Allah berfirman, Dia tidak akan mengubah nasib sebuah kaum, sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan. Kalau kalian mau sesuatu dan ingin menjadi sesuatu, jangan hanya bermimpi dan berdoa, tapi berbuatlah, berubahlah, lakukan saat ini. sekarang juga!"

kata tokoh Kiai Rais menyemangati murid-muridnya. di pikiran saya, kebayang Kiai tersebut berbicara dengan semangat meledak-ledak dengan mata berkilat-kilat.
dan sebagai pembaca, saya pun menjawab: "siap ustadz!" =)

perubahan.
malu sendiri menulisnya. uda terlalu sering gw menulis tentang perubahan ini. yaah lagi-lagi,, semangat di awal, futur di tengah jalan..
semoga tulisan yang sekarang, memacu kembali semangat saya yang uda banyak lunturnya itu.hehehe

baik,, gw akan memulai dan sekali lagi ber-azzam lebih kuat.

inilah sebagian mimpi saya, biarlah ditulis, biar kalo pas baca lagi, bisa terus menambah semangat. =)

cita-cita: menjadi seorang dosen di universitas
(cita-cita dari kecil nih..)

yang bukan hanya sekedar mengajar, tapi sekaligus bisa membimbing murid-muridnya, memberikan keteladanan, dan menebarkan semangat, motivasi serta inspirasi buat murid-muridnya. menyampaikan pelajaran sekaligus bentuk aplikasinya dan kebermanfaatannya di dunia nyata. sambil terkadang bercerita tentang sosok dan pahlawan yang penuh inspirasi.

teringat:
guru smp saya: ibu Panti dan bapak Siswondo
guru SMA saya: ibu Harmi, pak Joko
dosen saya: ibu Retno, ibu Azizah, pak Mun'im
dan yang lainnya: ibu Munzayanah (mbah bulik), sosok bapak guru di film Sang Pemimpi, dan banyak2 lagi.

ingin juga mencoba mengajar di SMF atau akademi.
dan salah satu keinginan, menjadi guru pendamping saat study tour atau saat ekskursi. biar bisa ikut jalan-jalan sama-sama.hehe (astaghfirullah, heh luruskan niat woi! ;p )

cita-cita yang lain: saya ingin bekerja di apotek, menjadi APA dan bahkan PSA-nya =)
suatu saat kelak, insyaAllah, saya akan berjuang membuat apotek sendiri. Ya Allah, kabulkanlah, amiin..

Perubahan berikutnya, saya ingin lebih bersungguh-sungguh belajar agama.
misi yang ingin tercapai:
- banyak baca2 lagi buku2 agama
- menghidupkan sholat malam
- sholat subuh tepat waktu
- sholat isya di awal waktu
- membaca alQuran minimal 7 lembar perhari. diusahakan! =)
- menghafalkan alQuran.
payah nih,, hafalan ndak nambah2.ckck
ayoo! akhir tahun ini, gw harus uda mulai masuk menghafal juz 28! semangaaat!! -malu sama temen2 yang masi sma.hehe-

bismillah..
ya Allah berilah kekuatan kepada hamba. berubah untuk menjadi lebih baik lagi.
ya Allah jadikan hamba termasuk dalam hamba-hambaMu yang ikhlas.. dan berilah kekuatan kepada hamba agar dapat selalu meluruskan niat. amiin..
ya Allah kabulkanlah keinginan dan cita-cita hamba. amiin..

fillah, lillah.. =)




Sabtu, 19 Februari 2011

OB dan CS

Realita sosial lagi. Lagi-lagi.

Betapa sedihnya gw, betapa miris rasanya. iya, sejak masuk ke ui, mulai melihat secara langsung mengenai profesi OB dan CS. apa si OB dan CS itu?

OB = office boy dan CS = cleaning service.
dan dalam versi gw, OB dan CS itu orang yang memiliki tugas membersihkan ruangan, gedung, dan taman. dan terkadang merangkap jadi kuli angkut barang, pembeli makanan, dan masi banyak pula pekerjaan lainnya. oia, sebagian besar CS memakai tenaga outsourcing. kalo OB, sepertinya dari pihak dalam instansi (hehe sotoy). tapi sebenernya ga paham si, beda OB sama CS secara benernya apa.hehe

Di farmasi, adanya OB dan CS ini tentu sangaaat membantu. mulai dari menjaga kebersihan kelas, lab, koridor, kamar mandi, taman, hingga musholla, membantu mengangkut barang2 lab, jerigen2 aquadest yang berat2, drum2 bahan baku farmasi, dan masi banyak lagi, sampai berbelanja ke detos (waktu itu gw ketemu mereka di detos.hehe) membeli kebutuhan administrasi dan kebersihan farmasi (macem kertas, tissue, pembersih lantai, dsb.) dan sekali beli bisa sampe 2 troli besar penuh lho. ga tau deh, habis itu gimana cara mereka bawa itu ke mipa.hehe oia, mereka juga sangaat membantu mahasiswa penelitian, karena anak2 farmasi kebanyakan kan perempuan.hehe mulai dari memasang kompor gas sampai mengangkut jerigen ke lab di lantai atas. subhanallah! terimakasi ya temen2 OB dan CS =)

kalo CS yang di mipa memakai seragam biru. ini yang lebih membuat gw miris. Fakta bahwa mereka umurnya masi sangaat muda!! gw kisar2 mungkin ada yang usia SMA mungkin juga usia2 awal kuliah. Gw yang saat itu masi maba, sempet sungkan juga kalo ada mereka atau lewat di depan mereka. rasanya, di usia yang sebaya, kita maba sibuk dengan tugas dan belajar di perkuliahan, sementara mereka sibuk dengan pel di tangan demi sesuap nasi. masyaAllah, miris. semakin miris ketika melihat di banyak fakultas lain pun juga begitu.

semakin miris lagi, ketika melihat ada ya karyawan yang menyuruh OB dan CS itu seenaknya. dalam artian, meminta tolong pada mereka secara "tidak elegan". gaya membentak atau gaya "menyuruh" yang menyebalkan. ya, saya paham mungkin sebagian tugas OB dan CS membantu membeli makanan/barang lain di luar kantor. tetapi kenapa tidak, kita saling menghargai? toh antara karyawan dan OB&CS itu kan sama2 berkontribusi untuk memajukan instansi bukan? Bisa kan minta tolong dengan bahasa yang lebih halus dan hormat? misalnya menggunakan kata TOLONG, dan nada suaranya pun sebisa mungkin tidak ketus atau dibuat-buat.

di rumah sakit tempat saya kerja praktek, lagi-lagi gw temui CS yang berumur masi muda. saya yang uda tingkat 5 ini tentu jauh lebih tua dari mereka. (sepertinya si begitu.hehe) tapi, betapa salutnya gw pada mereka. betapa merasa kehadiran mereka sungguh sangaaat bermanfaat bagi rumah sakit yang ujung2nya bagi kenyamanan pasien juga. Inget banget, ketika ujan, mereka akan sibuuk mengepel lantai koridor rumah sakit supaya tetap bersih dan ga licin. iya, lantai di rumah sakit kan memang ga boleh sampai licin karena bisa berbahaya. nah, tugas mereka ini lah menjaganya supaya tetap bersih dan memenuhi standard. Dan kalo pas ga ujan, kira2 mereka akan datang mengepel lantai sampai lebih dari 3 kali!! ckck, berat bener ye ternyata jadi CS di rumah sakit. tetap semangaat teman2 CS!!

tugas CS lainnya, membuang sampah medis. ini harus lebih hati-hati dan waspada. ga kayak sampah di kantor2 yang banyak terdiri dari kertas, sampah medis jauuh lebih membutuhkan kewaspadaan untuk ditangani. misalnya, sampah dari paviliun ruangan berupa jarum suntik, siring, kapas bekas mengusap luka, sisa obat2an yang tercecer, dan masi banyaak lainnya! dan CS di rumah sakit ini separuhnya ada yang perempuan. taksiran gw berusia sekitar 20-25 tahun. usia2 saya lah kira2. miris..

waah, amanah kerja mereka ga ringan ya. insyaAllah kalau diniatkan ikhlas, semoga menjadi amalan ibadah. dan rizki dari-Nya karena mereka kan juga mendapatkan gaji.

melihat orang2 yang bekerja keras seperti mereka, lagi-lagi gw jadi sebel rasanya sama "pengemis yang berpura-pura". yang membohongi orang2 dengan pura2 luka, pura2 cacat, dan banyak kepura-puraan lain. (waktu itu uda dibahas di tivi). mungkin itu pilihan hidup mereka, atau mungkin mereka kurang giat berusaha, atau yang pasti lilitan kemiskinan yang membuat mereka memilih pilihan itu.

tanggungjawab siapa dong?? ga usa saling menyalahkan lah. tapi, tapii, kalo gw boleh menyalahkan (lho, katanya ga boleh??hehe) gw ingin menudingkan jari gw pada mereka para koruptor. kepada mereka yang dengan uang ga halal, berjalan-jalan ke singapore dan macau. kepada mereka yang seenak udelnya menyuap sana sini dan merusak sistem pemerintahan. kepada mereka yang memakan uang rakyat dengan "kesadaran". kepada mereka yang tidak mengenal rasa syukur yang terus menerus minta kenaikan gaji atau penambahan fasilitas mewah (yang jauuh lebih dari cukup) sementara rakyat menangis merauang-raung dengan melambungnya harga cabe.

lagi-lagi, miris rasanya.
Sekarang kurang beruntung apa coba kita ini bisa mengenyam pendidikan sampai bangku kuliah? Syukur Alhamdulillaah. karena banyaaak sekali orang2 dengan usia2 SMA dan kuliah harus dihabiskan dan dilalui dengan menjadi CS dan OB. tapii, tetap juga mereka harus bersyukur, karena bisa mendapatkan pekerjaan.

kembali ke awal, ini tentang rasa syukur bos! dan tentang rasa saling menghormati dan menghargai orang lain. toh, sama2 memberikan kontribusinya walaupun jobdesc-nya berbeda bukan?

oia, satu hal lagi, wujud temen2 OB dan CS ini akan "nampak aslinya" kalo mereka uda mau pulang. perhatiin deh, mereka akan pulang pake baju bebas. biasanya pake kaos dan celana jeans, dengan rambut dan penampilannya yang uda jauuh lebih rapi. pada saat itu, usia mereka yang kebanyakan masi sangat muda keliatan banget. kalo di antara mereka berjalan di antara mahasiswa2, mungkin mereka ga akan keliatan sebagai CS. gw seriusan.

itulah realita.
lagi-lagi, ini tentang bersyukur dan tentang menghargai orang lain =D

bersemangaat untuk hidup!
untuk menggapai ridho Ilahi. Ya Allah, jadikanlah kami menjadi hamba-hambaMu yang senantiasa berdzikir mengingat Mu, senantiasa bersyukur, dan beribadah kepadaMu dengan baik. amiin..

fightiing!! =D



Senin, 14 Februari 2011

Tantangan kehidupan

iye, rasanya, tantangan kehidupan itu yang bikin lu dewasa. bahasa lainnya: tempaan ujian yang membuat pribadi lu bertambah kuat. come on,, be strong, girl!!

dan sms dari kadep sosmas masi teringat jelas nih: don't say "O God, i have a big problem", but let's say: "hey problem, i have a big God who always help me"

iye, dengan kembali mendekat, memohon pertolongan pada Ia Yang Maha Penolong, tempat bersandar dan tempat menggantungkan harapan.

Tantangan kehidupan bikin hidup kita makin berasa, makin seru, dan makin dinamis. kata iklan: bikin hidup lebih hidup.hehe
membesar-besarkan masalah kecil, mendramatisir keadaan, atau bahkan berlari menghindar akan sangat konyol kawan. maju, hadapilah, dan jangan mengeluh, karena, (terngiang ucapan seseorang di suatu hari): yang saya yakini bahwa Allah tidak akan menimpakan ujianNya jika kita tidak sanggup untuk memikulnya.

ayo, ayo bangkit! tantangan itu harus kita jawab =D
jadilah dewasa dan bersiaplah tersenyum pada dunia.

and, here i am, running and running to be better and better from day to day.
then once again, be strong!

Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. berlindung kepadaMu dari rasa lemah dan malas, dan aku berlindung kepadaMu dari sifat pengecut dan kikir. amiin

fightiing!! =D

Selasa, 14 Desember 2010

why me??

teringat acara CERMIN yang diadain sama MAR'AH SALAM UI

pembicaranya (istri dari Bung Pepeng "jari2") bilang begini saat suami beliau ditimpa cobaan yang bisa dibilang cukup luar biasa menguji kesabaran:

kata beliau: "God, why me?"
bagaimana kalau Tuhan menjawab: "why not?"

bener juga ya.
hehehe quote yang bener2 keren betul!
bener banget, siapa kita sok-sok-an mau protes sama Allah?? padahal Allah pasti tahu apa yang terbaik buat kita.

Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang) kecuali dengan izin Allâh;
barang siapa yang beriman kepada Allâh, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya.
Dan Allâh Maha Mengetahui segala sesuatu.
(Qs at-Taghâbun/64:11)

“Aku (akan memperlakukan hamba-Ku) sesuai dengan persangkaannya kepada-Ku”. (HR. Bukhari dan Muslim)

nah kan.
makanya, pembicara berpesan: ini ujian yang Allah berikan agar kita mendekat kepadaNya. semua pasti ada hikmahnya. jangan berburuk sangka sama Allah.

ya Allah, berikan hamba kekuatan untuk senantiasa teguh dalam diin-Mu. amiin

Senin, 14 Juni 2010

statusnya kadep saya

sangaat termotivasi baca statusnya kadep saya, kadep kastrat salam ui x3, bapak fachrino. (izin copas).
semangaat!!!:

Bangkitlah saudaraku,
mulai saat ini tidak ada lagi malas, yang ada adalah kerja keras.
mulai saat ini tidak ada lagi malas, yang ada hanyalah antusias.
mulai saat ini tidak ada lagi bekerja karena ingin dipuji dan rasa sombong hati, yang ada adalah perjuangan suci dengan mengikhlaskan diri.
mulai saat ini tidak ada lagi perjuangan egois diri, yang ada adalah perjuangan mandiri & penuh sinergi..

Salam Massif Progressif.

Kamis, 25 Maret 2010

gw yang baru

padahal uda nulis tanggal 11 januari 2010,

tapi hari ini, ingin menegaskan tekad lagi, menyemangati diri yang ternyataaa sangat mudah goyah, meluruskan kembali simpangan2 menuju arah yang benar, melahirkan kembali the new atma supercool =)

bismillaahirrahmaanirrahiim..

the new atma supercool is back -again-, di umur yang menjelang 22 tahun, di kehidupan baru dan lembaran baru, semangat baru, perjuangan baru yang lebih dan lebih.
mudahkanlah ya Allah.. jagalah hati hamba, dan kuatkanlah diri ini. amiin..

bercermin pada masa lalu, benar-benar memalukan, cukuplah malaikat di kanan dan kiri gw yang mencatat. ingin sekali mencucinya hingga bersih tak berbekas.

Rabbi,, ya Ghofuur, ampuni hamba ya Rabb..
perjuangan masi panjang, menegakkan Islam di sekitar kita, masyarakat, bangsa dan negara, serta di dunia, termasuk dunia maya. ga ada waktu lagi untuk foya2 berpangku-tangan, ada banyaak sekali mereka yang picik hatinya menodai agama Islam yang penuh rahmat ini.

oke, dengan semangat dan tekad, berlari lebih kencang, berteriak lebih lantang, dan melompat lebih tinggi, hingga ku cium harumnya Surga. =D

Senin, 11 Januari 2010

11 januari, ini penting lhoo!!

11 januari. Tanggal ini pingin gw tulis.
karena di hari ini, gw ingin berubah. gw ingin menjadi manusia yang lebih baik lagi.

ga mau hidup ini terbuang sia-sia. Tugas kita banyak, amanah jihad dan dakwah di tangan ini. harus meningkatkan kualitas diri, untuk nantinya maju menjadi hamba yang dicintai Allah, insyaAllah. ingin sekali nama ini disebut-sebut penduduk langit dan bumi.

alhamdulillah, hari kemarin benar-benar membuka hati. perjuangan rakyat Palestina yang membuat gw sungguh sangat malu. seakan-akan Allah menjadikan mereka suri tauladan sekaligus ujian tentang rasa cinta terhadap sesama muslim.

di tambah semangat dari teman2 liqo serta tausiyah murobbi, plus contoh2 manusia hebat yang beliau paparkan. serta tentu saja buku Jalan Cinta Para Pejuang karya pak Salim A Fillah yang sedang gw baca, dan buku Tarbiyah dzatiyah yang gw pinjem dari Ridha polhum, menambah kekuatan dan kemantapan hati untuk berjuang menjadi lebih baik.

semangat ini semoga selalu terjaga, membangkitkan kembali semangat Ramadhan. dan gw meminta sahabat terdekat untuk menguatkan, temen baik gw, semoga kebaikan tercurah untuknya, saudariku Wulan arsitektur 2007. mari kite berdue berubah yuuuk =)

semangaaat atma!!
syahid dalam cinta-Nya.

shoutul harokah -wooow-

10 januari 2010

tanggal yang cantik.hehe gw dan dhani (temen liqo) berangkat ke FEUI mau ikutan simposium jakarta to gaza strip. yup, setelah liqo, kita langsung cao ke kampus UI. alhamdulillah dhani mau ikutan dan ini pertama kalinya dia menginjakkan kaki di kampus perjuangan. seneng juga rasanya, serasa jadi tour guide buat beliau.hehe

sesampainya di tempat, kita kena tragedi krisis air. tiba2 air di musholla FE abis, di FIB tempat wudhunya di gembok. Alhasil, kita coba ke teknik. Alhamdulillah di E.C ada kamar mandi buka dan tersedia air. singkat cerita, temen2 smua sholat di mustek.

pas acara mulai, MC bilang habis ini ada nasyid dari Shoutul Harokah -dan para hadirin langsung heboh dan senang!!-. saya bertanya2 siapa Shoutul Harokah itu???
ternyata acaranya didahuluin oleh pengumuman lomba, para hadirin sedikit kecewa. akhirnya, setelah sabar menunggu, tampillah mereka: Shoutul Harokah!!

hoooaaa heboh semua!! apa bedanya si ni nasyid sama nasyid2 sebelumnya??
ternyata Shoutul Harokah memiliki lagu yang ada instrumen lainnya selain drum. ada musik2nya sedikit. beda euy!! Vokalisnya suaranya bagus pula.

dan di beberapa lagu -gw akuin lagunya enak juga, bersemangat!!- para penonton perempuan melambai-lambaikan bendera palestina. para penonton laki-laki bersorak dan berdiri dengan semangat. hampir semua orang hafal lagunya bo!! wuiii rame beneeer!! dhani tau lagu merah saga. keren juga lagunya. dan dhani mulai mem-videokan Shoutul Harokah dengan hape-nya plus merekam indahnya bendera palestina yang berkibar. dan pas lagu Bangkitlah negeriku, itu auditorium bener2 bersemangat, ceria, dan penuh kekuatan perjuangan dan harapan. Subhanallah!! -gw suka, dan gw cuma bisa ikutan pas: takbir, Allahu Akbar!!-

11 januari 2010

dan di sinilah gw. Jujur, nasyid yang gw suka cuma lagunya I look I see yang judulnya Your Mother dan Bismillah. Tu lagu oke punya, bagus pisaan. gw yang sama sekali ga akrab sama nasyid jadi tau ttg nasyid dari Senat MIPA periode Bang Salman dan Bem UI nya Bang Ai. dari zaman merekalah nasyid mulai akrab di telinga gw.

tapi entah kenapa, menurut gw kok nasyid itu kayak2 lagu melayu dan terkadang bernada dangdut -dangdut yang tanpa musik lhoo-, ada pula nasyid yang mengobarkan semangat berjihad tapi didengernya ga enak dan agak galak. -yaah selera orang beda2-. intinya gw cuma suka nasyid2 tertentu saja. kenapa??

Critanya waktu gw SMA, nasyid dianggap kurang baik, karena membuat kita lupa terhadap AlQuran, dan karena kita cenderung memilih mendengar nasyid dibanding mendengarkan murottal. sekarang gw paham, karena fikrah nya berbeda. tapi entah kenapa hal ini masih membekas di jiwa gw, dan mungkin itu juga yang menambah sebab gw ga terlalu klik sm nasyid.

Dulu sebelum masuk UI, nasyid yang gw suka cuma Raihan yang judulnya Assalaamu'alaykum. dan sekarang sepertinya nambah. iya, Shoutul Harokah cukup mengena di hati, kawan. namanya bagus pula ya =)

Iseng2 gw buka folder 'nasyid asyik' yang dulu pernah dikasih sama Fariz, anak psiko. sejak dikasi -uda lamaa lho- uda coba ngedengerin, uda berusaha suka, tapi apa daya, ini urusan selera boy!! gw ga enjoy ngedengerinnya.hehe Dan hari ini, woow, ternyata di folder tersebut -setelah lama ga dibuka- ada Shoutul Harokah =) dan lagunya emang enak =) dan sampai detik ini, reff bangkitlah negeriku masi ada di otak gw. hahaha

sore ini, sebelum gw ngetik ini, gw donlod beberapa lagu Shoutul Harokah di 4shared.com. jujur belum tentu juga gw suka semua lagu2nya, tapi yang uda ngena di hati ada 2: Bangkit Negeriku sama Merah Saga. =)

inilah kalimat yang sangaaat membekas: "syahid dalam cinta-Nya.."

hoo, sekarang gw tau kenapa nasyid banyak yang suka. ternyata, -nasyid perjuangan tentunya- benar2 membangkitkan semangaaat!! semangat berda'wah, mengerjakan tugas, berbuat baik, berjihad, berjuang untuk bangsa dan macem2. gw juga jadi semangat!! ingin menjadi "somebody" yang kata pak pembicara kemarin sampaikan. dan kan para sahabat dulu juga suka bersyair. mereka bersyair ketika mereka berjuang mencari syahid di medan perang. -tapi sepertinya tidak pake nada- intinya, apalah syair, apalah nasyid, asal mengingatkan akan kebaikan dan membangkitkan semangat akan mencari keridhoan Allah, boleh kita sukai-

Allaahu akbar!!
Ya Allah, hamba ingin meneladani sahabat2 Rasulullah ra. yang senantiasa berjihad bersama Rasulullah, yang melindungi Rasulullah dan mencintainya sepenuh hati. Ya Allah, hamba memohon agar dapat berkumpul bersama para syahidah di surgaMu kelak. amiin.

Selasa, 29 Desember 2009

-daun sukun, here i come!!-

Alhamdulillaah, segala puji kehadirat Allah Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih, Yang Memberi Rizki. Kepada Allah hamba memohon pertolongan, dan memanjatkan segenap doa. Kepada Allah semata segala puji syukur atas karuniaNya.

Alhamdulillaah!! Huwaaa sueneeeeng buangeet!! hari ini penelitian untuk skripsi mendapat pencerahan. Atas izin Allah, gw terlempar ikutan sama anak bimbingan bu Azizah, dan akhirnya uda dapet topik nih tentang uji efek hepatoprotektif daun sukun.

Ya Allah, hamba memohon kemudahan dan kelancaran, memohon padaMu orang-orang yang mamberikan support, semangat, dan doanya, memohon padaMu ya Allah agar penelitian ini tidak sia-sia dan mampu memberi sumbangsih dalam dunia kesehatan Indonesia, dan mampu menjadi amal pemberat hamba di hari akhir nanti. amiin.

semoga penelitian ini berkah dan berguna. amiin..
semoga gw selalu semangat dan berjuang, pantang menyerah!!

daun sukun, here i come!!! =)

Selasa, 08 Desember 2009

siapkah menjemput kematian??

duaaarr.. -disertai sedikit kembang api-
woooaaaa, listrik lantai 2 farmasi kemarin tiba2 mati. konslet sepertinya. paraah!!

dari gw kuliah epid paginya, tu listrik emang mati idup mati idup. woow kenapa nih??
dan puncaknya saat anak2 pada nyelesein jurnal kfa kualitatif di lantai dua, tiba-tiba dari kotak listrik deket jerigen2 aquadest meledak. Suaranya kenceng banget!! masyaAllah.. disertai pula dengan sedikit percikan kembang api, masyaAllah..

Pak Yahya dan mas agus tiba2 keluar, dan mulai heboh gimana nasib anak2 yang praktikum di lantai 2 siang itu?? lab KA, lab farkog, mau ga mau gelap gulita. -haha lebai, orang siang kok kejadiannya-

yang mau gw soroti ialah misalnya ledakannya gede gimana?? misalnya listriknya nyamber gimana?? misalnya saat itu -atau kapan pun- ada bencana dan ternyata nyawa kita dicabut gimana?? siapkah kita menjemput kematian??

masyaAllah, bekal menuju ke alam sana belum cukup. hafalan alQuran baru sedikit, bahkan memaknai tiap ayatnya pun sangaaaat sedikit gw lakukan.

siapkah kita bila kelak saatnya nyawa kita diambil??
siapkah kita ditanya menjawab semua pertanyaan Munkar dan Nakir??

astaghfirullaah.. astaghfirullaah..
astaghfirullaah..

mari beristighfar,
mari senantiasa bertaubat dan memperbaiki diri,
mari berdoa meminta khusnul khotimah,,

mari semakin bermanfaat di dunia ini, karena hidup cuma sekali =)

Selasa, 10 November 2009

tersenyum

gw ingin, menjadi orang yang senantiasa tersenyum
gw ingin, menjadi orang yang selalu bersyukur
gw ingin, menjadi orang yang mampu bersabar
gw ingin, hidup gw berarti

Alhamdulillaahi Rabbil 'Alamiin

Jumat, 14 Agustus 2009

penakluk konstantinopel

Cerita ini banyak di buku2. Cerita yang baru kemarin gw dapet dari training bem ui.

yap, di training tersebut, disebutkan kekuatan sebuah visi dari sosok legendaris Muhammad Al Fatih. Beliau senantiasa menanamkan visi untuk menaklukkan konstantinopel, dan dia berhasil melaksanakannya di umur 23 tahun.

dan di sebuah acara salam dan juga mii kemarin2, ustadz Herry Nurdi juga membahas kehebatan Muhammad Al-Fatih. Beliau adalah panglima yang dipilih dan diseleksi, yang terbaik dari yang paling baik. Sistem seleksinya begini: setiap pasukan yang ada diminta berdiri.
pertanyaan pertama: yang pernah meninggalkan sholat fardhu barang satu kali saja setelah akil baligh, silakan duduk. -tidak ada seorang pun yang duduk.
pertanyaan kedua: yang pernah meninggalkan sholat rowatib barang satu kali saja setelah akil baligh, silakan duduk. -kira2 setengah pasukan duduk.
pertanyaan terakhir: yang pernah meninggalkan sholat qiyamul lail barang satu kali saja setelah akil baligh, silakan duduk. -semua duduk kecuali Muhammad Al Fatih, sang panglima jagoan.
Dan perang untuk membebaskan konstantinopel pun terjadi dan dimenangkan oleh kaum Muslimin pada hari Rabu.

betulkan saya kalo saya salah ya.

kemudian pak ustadz Herry Nurdi juga menantang hadirin yang ada disitu:
kalau ada 1000 orang membela kebenaran, pastikan antum termasuk di dalamnya
kalau ada 100 orang membela kebenaran, pastikan antum termasuk di dalamnya
kalau ada 10 orang membela kebenaran, pastikan antum termasuk di dalamnya
kalau hanya ada 1 orang membela kebenaran, pastikan antum adalah orangnya

iya, hari ini juga. hari di aksi RAPBN BEM UI, seorang anak teknik mengajak kami, dan saya tentunya sebagai masa aksi, untuk meneriakkan:
kalau ada 1000 orang membela kebenaran, saya yakin saya ada di dalamnya
kalau ada 100 orang berjuang membela kebenaran, saya yakin seyakin-yakinnya saya ada di dalamnya
kalau ada 10 orang berjuang membela kebenaran, saya yakin seyakin-yakinnya saya ada di dalamnya
dan kalau hanya ada 1 orang membela kebenaran, saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa itulah saya

Subhanallah.. semoga gw akan selalu ingat dan mencamkan kata-kata tersebut dalam hati, dan berusaha untuk mampu mewujudkannya.
Insya Allah.

Ya Allah, ridhoilah perjuangan kami.
Amiin.
Tampilkan postingan dengan label semangat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label semangat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2012

gagal -- hiks

hiks hiks hiks..
gw gagaaaaaal ADS.hiks..

oke,, instropeksi.
CV gw emang minim prestasi. dan sepertinya kurang ber-isi. berarti tahun ini harus bekerja lebih keras supaya tahun depan, bila Allah mengizinkan gw apply ADS lagi, hasilnya lebih maxi.
baru coba sekali, dan gagal, itu biasa. kagak boleh nyeraaaaah.. fightiing!!

IELTS. dengan ITP kemarin yang amat standar,, wajarlah bila blum berhasil. harusnya pasang target di atas 570 ya. ayo belajar bahasa inggris lagi! dan mungkin bukan hanya ITP tapi IELTS sekaliaaaan!! fighting!!

link dan jaringan. aaa, ini susah. kelemahan terbesar gw adalah buruknya silaturahim. pasif di forum dan milis. sama temen2 sekolah dan temen kuliah juga.. gara2 gw terlalu malu2. gampang malu teh jadi bikin susah juga ya.
 -- eiits, malu adalah sifat yang baik, dalam konteks: malu kepada Allah bila akan melakukan maksiat. harusnya malu gw mah yang ini nih.. huff..
berarti harus lebih proaktif nih. coba: nanya ke temen2 yang uda pernah keluar negeri, nanya ke temen2 yang uda dapet beasiswa, nanya ke temen2 yang lanjut S2 di indo maupun di luar, perluas wawasan, baca2 dan BERANI comment ato bertanya di forum2 beasiswa. ck, selama ini terlalu pasif, gimana lu mau punya temen oi? --> kebanyakan malu2 ga baik, sifat ga pedulian dan terlalu cuek harus dikurangi, padahal ini tentang mempererat tali silaturahmi + ukhuwah ye, ck, berat. tapi bisa bila dicoba dan diusahakan. fightiing!!

hmm, gw percaya pasti Allah memberikan yang terbaik. dan gw yakin, ini pasti yang terbaik.
siapa tau Allah memberikan banyak kejutan karena kebelumberhasilan gw di ADS. seperti contoh2 di blog orang. mereka gagal ADS, dan bisa keterima di percobaan apply yang ke-2, ke-3, bahkan lebih dari yang ke-4. atau cerita yang lain, gagal di ADS, jadi makin semangat apply2 dan bisa kuliah di negara lain misalnya di Eropa. (amiin.. semoga gw termasuk). atau gw harus belajar dan berkontribusi lebih di RS PMI, mengingat setahun pertama ini terasa blum all out? atau, gw bisa menikah tahun 2013 ini? dan segera punya anak? --> amiin ya Allah..

hoo,, tahun 2013 ini bakal jadi tahun yang panas nih. on fire!
prepare english until i can speak like foreigner,, belajar nulis esai, surat motivasi, dll, keep contact sama teman, guru, dosen sekalian,, dan kalau Allah mengizinkan, ketemu sama orang terbaik yang akhirnya menikah sama gw dan menjadi keluarga yang diberkahi Allah (wuaaaa romantic. kekeke..)

satu lagi,, travelling!! Hongkong!!
eh, jadi ngelantur..

kegagalan ini bukan yang pertama,, jadi harus lebih strong!!
- waktu smp mau apply SMA, gw gagal diterima di SMA Taruna Nusantara..
- waktu gagal masuk tim paski SMA, dan gagal keterima jadi salah satu redaksi OASE (majalah SMA dulu). sumpah, gw nangis berat nih pas gagal. soalnya waktu itu uda abis2an banget ikut seleksinya.hahaha
- waktu lulus SMA dan apply mombukagakusho (ternyata ADS yang ke-2, gw baru inget.hehehe) gagal setelah ujian tulisnya..hehe
- ditolak dan gagal berkali-kali dalam apply kerjaan.. bener ye, cari kerja teh susah. sekarang amat sangaat senaaang keterima dan bekerja di PMI. mungkin ini rencana Allah biar gw lebih bersyukur.
- ditolak kembali

mendapatkan hasil setelah berkali2 mencoba dan berusaha itu rasanyaa sesuatuuu banget! beda sama yang mudah2. terasa nya "lebih".

jadi inget postingannya dira di FB dulu. gini nih kurang lebih.
lu kehilangan hape di kereta.

scene 1: ada orang ngeliat hape lu jatuh. terus dia ngambilin dan ngembaliin. "mba ini hape-nya jatuh." dan respon lu mungkin. "hoo, iya makasi banyak ya mas :) " (kenapa yang ngambilin musti cowok ya?hehe romantic: mode on
scene 2: hape lu jatuh di kereta, kira2 di stasiun lenteng agung. lu mulai nyari2 si stasiun pocin. dan setelah lu nyampe bojong, kereta uda aga kosong, baru ada yang sadar hape lu jatuh. selanjutnya: "mba ini hape-nya jatuh." dan respon lu mungkin. "wuaaaah, alhamdulillah ketemu. terimakasih banyak ya mas :) "
scene 3: sama. bedanya lu-nya uda pasrah kalo ilang. and do nothing. tiba2 ada yang nemuin terus ngembaliin setelah sekian jam / hari. respon lu senengnya lebih dong ya..
scene 4: sama. tapi itu hape super penting. sampe lu bela2in pasang pengumuman2, selebaran2, dsb. intinya, lu usaha matian2 buat nemuin balik tuh hape. dan ketika ada mas2 dateng "mba ini hape-nya waktu itu saya temukan jatuh di kereta". maka respon lu mungkin: "(teriaaak) wuaaaaah akhirnya ketemuuuuu. Alhamdulillaah ya Allah..... horeee. makasi buaanyaaak ya mas :) :)"
-sedikit su'udzon kalo mas2nya dulu yang ngambil.hahahaha-

tuh, barangnya sama, hape. tapi kalo yang didapet setelah effort, rasa syukurnya teh lebiiih. :) :)

stay stronger,, and let's fight again!! keep working hard!!
keep moving forward!!


Selasa, 09 Oktober 2012

it's because of you myself - kekekeke ^^

hahahahaha gw senyum lebar baca2 tulisan2 lama. ^^ :)

http://atmasupercool.blogspot.com/2011/08/bahagia-bahagiaaa.html
sama
http://atmasupercool.blogspot.com/2012/05/keep-moving-forward.html


hebat juga gw, bisa nulis begitu. (muji diri sendiri) :)
di saat semangat lagi ga jelas, manyun dan hilang motivasi, nasihat dari sana-sini rasanya cuma lewat doang di kuping,, ternyata, ada rasa bahagia plus rasa bangkit setelah baca postingan2 sendiri.hahahahaha
ternyata gw amaaat narsiiis.kekeke ^u^ :p

thanks to myself, yang setaun yang lalu uda bersedia nulis itu. elu yang sekarang di taun 2012 lebih "hidup" lagi setelah dari kemarin rada "uring-uringan" aneh. it's because of you, myself. ;)
--> heeeiii, mane hamdalah-nye? Alhamdulillaah :) :)

dan, ternyata, ck, masih juga ada impact superbesar setelah melirik2 facebooknya beliau. (heeeii katanye uda diremove neng??? apa baiknya saya add lagi saja? dan meneruskan perjuangan? oii sadar oii!) karena orang baik ternyata mengirimkan semangat kebaikan. (haaaaa, maluuuu.. gw ngelantur lagi.) jangan liyeur, ini bukan hal urgent.

untuk hari ini dan selanjutnya,, keep fightiing and keep moving forward!! :D 

Jumat, 13 Juli 2012

say alhamdulillah :)

yuhuuuuu, that massage made this day ssoooo muuuch beautiful for me :)
what massage atma-ssi? yap, the massage from UPT Bahasa IPB which gave the information about my ITP score and when i could take it. 543!!! waaaah, alhamdulillah.. i couldn't stop smiling :D yeyeyyy..

i predicted that the score would be around 530. it's more than what i thought before.

yaa i know, for you who is mastering english so well, the score is not that wonderful. it's even not enough to go to japan which require more than 550. in kaskus also, they mention that to get 600 in ITP TOEFL is easy. (it hurts me..kkhhhk)


however, it impacts a lot to me. i am now more confident to dream studying abroad to get my master degree. that's it. i may dream more from now on.hehe the score is enough to apply the scholarship, alhamdulillah :)


543 is the highest score i've ever had. when i was in senior high school, i had TOEFL-Like (kind of toefl prediction test held by UPT Bahasa UNS), and i got 523. when i was entering UI, i had EPT from FIB, and i got about 490. when i was in apothecary programme, i participated in TOEFL-Prediction test held by NF english course, and i got 490. last, when i was preparing to take the ITP, my practicing score was about 530. then, when it was the real one, i got 543.hehehehehehe

i am not sure which section is the most difficult for me. in my practising test from the TOEFL book, i was really bad at listening. but the reading section is also difficult.

ah whatever. the most important is studying more and more, especially how to speak well and how to write impressively :)

fightiing!!
master degree abroad -- working in hospital -- sharing by becoming lecturer -- contributing to people of Indonesia :) amiin :)




Minggu, 08 Juli 2012

the first step, ITP!!

Yesterday, on saturday morning, i took my first ITP TOEFL in UPT Bahasa IPB Pajajaran. i haven't got the score yet, of course, but i am a little nervous to imagine what score i will get. this score will become my first step to apply scholarship abroad.

i do really hope to get more than 530 even more than 540, but wallahua'lam. i don't know. it was difficult enough for me.hiks the listening section was difficult. the time for stucture section was so fast, and the articles in the reading section weren't interesting enough to read, except about "listening understanding ability in baby" (i am not sure about the title.hehe). i paid more time to read about economics and geology articles.

the supervisor didn't notice us about the time. he just said about the time for section 2 (25 minutes) and section 3 (50 minutes?), but he didn't mention the time from the clock. suddenly he said, "ok, now let's start the reading section" while i was doing section 2. and guess what, i still haven't finished it! hiks hiks but, it was my fault not to pay attention to the clock. but he mentioned "5 minutes more to end the reading section" before we finished the whole test. why didn't he do the same thing on section 2?? -__-

haaa, i am now keep tawakkal and pasrah about the result. i hope for the best.
Ya Allah, help me to be sabar to know my ITP score..

Minggu, 27 Mei 2012

keep moving forward :)

keep moving forward!! :)

it has been about 6 months, i've worked as a pharmacist at RS PMI Bogor. i like working here :) some problems may come, especially related with the customer (the patients theirselves or the patient's family).
but it's ok, i should learn more about controlling emotion.hehe

but wait, why this posting is written in english? no gwaenchana atma-ssi?? ne, na gwaenchanayo. hehe
in spite of my bad english written skill, i put a try to practice nowadays. so please don't mind if you see many misstyping or grammar or boring word diction.hehehehe


this posting supports me to always study and study again. i have seen many of my friends went abroad from their facebook profile. that means they can speak english fluently. wuaaa envy... going abroad means you speak english everyday and everytime! it must be very difficult if they are not capable enough.

nah, (is it any "nah" in english??hehe), to have my dreams into reality (what is the most proper word for "mewujudkan"?) about study S2 abroad, i must improve my english skill. this will be the first step. many students advise about mastering english and getting the highest score in TOEFL or IELTS as high as you can (i read that from many blogs). this will give so much benefit to hunt scholarship.

this evening,, i am on fire. now i am 24 years old, and i thought i don't have any achievement at all. but, say alhamdulillah :) that sentence doesn't mean i don't feel grateful. i am just sad that in this age, i haven't married (oii, is it related? emangnye nyambung?? teuing..), my knowledge about pharmacy is still bad, and i am also bad about islam, memorizing AlQuran and Hadist, doing household chores like cooking and washing, my language skills sundanese, english, and arabic,, what best you can do girl? hiks

don't worry, like what i said before, now i am on fire. to study mooore and learn moooore about everything. fightiiing!! (badtyping.hehehehe)

as long as you have the Iman, only to Allah we ask for help,, bismillah.
as long as you have the vision and dream, and do ikhtiar
as long as you struggle to achieve what you want
may Allah help you and give the best result :)

don't waste your time, and keep moving forward!!


Rabu, 05 Oktober 2011

Tentang Dia -nya Temen dan Gw

Notes ini, beneran, asli banget. dari FB teman gw, berupa notes yang di-tag-in ke gw =)
jadi ini copas dari notes-nya temen gw itu.

--------------------------------------------------
TENTANG DIA
by A.P.E (maaf saya sembunyikan identitas beliau)
on Saturday, October 1, 2o11 at 11:01 pm

This is what I promise you, my sis.. Hope it'll be good to you :) Bismillaah...

Ya, singkat cerita (baru mulai udah begini, apa2an cobaa), he became the one to me. Tanpa izin dari logika, dia tidak akan masuk ke dalam hatiku. Memang dia gimana sih?


Dia baik agamanya. Sejauh yang bisa kuketahui, sejauh yang mampu kunilai, dan sisanya Allah lebih tahu, dia baik agamanya. Actually, aku pun bingung, apa sih indikator seseorang itu disebut baik agamanya. Apa dinilai dari on time atau tidaknya dia shalat lima waktu? Atau dari frekuensi shalat malam dan shalat dhuhanya? Atau dari puasanya, sedekahnya? Atau dari titel "Rohis"nya de el el? Sayang sekali, semua itu tidak bisa kuterima. Entah kenapa, aku merasa, itu hanya tampak luar. Keshalihan sesungguhnya ada dalam hati. Ya tapi kita juga gak bisa menilai hati, kecuali ada indikator yang ditampakkan, dan apakah itu? Alhamdulillah, Azlan Sain pernah menjawab hal itu. "Indikatornya tuh dia istiqamah belajar Islam, istiqamah memperbaiki diri," kurang lebih begitu katanya. Dan si dia di cerita ini gimana? Ya, he is.... :)


Itu kriteria pertama. Kedua, dia berjiwa leader (halah). Aku suka watak kolerisnya yang tegas, memegang teguh prinsipnya (yang memang berprinsip pada hal paling prinsip), dan bagaimana dia mempertahankan yang dia anggap benar dan mengarahkan tujuan. Itu modal penting untuk jadi suami(ku). Gimana ceritanya, seorang imam tidak punya visi dan tidak berdaya menjalankan misi untuk mencapai visi itu. Dan, dia punya itu... :)


Ketiga, mmm apa ya... Fisik? Kriteria 'acceptable' menurutku tercapai sih, tapi secara wajah masih banyak yang lebih 'bening', Christian Sugiono misalnya :p. Usia, ya, dia lebih tua hampir setahun dari aku, sekitar 9 bulan mungkin ya.


Pesona lainnya? Jujur, ini yang sebenernya bikin jiper.. Duh, masya Allah, pesona dunianya sebenarnya cukup bling-bling. Dia dari keluarga berpendidikan, status ekonomi keluarganya termasuk menengah ke atas, yang bisa dibilang beda denganku. Belum lagi dia memang punya prestasi akademik yang baik, sementara aku biasa aja, cuma 10 besar kelas (ehm). Plus, pesona dunianya juga nih, jago olah raga (sepak bola doang agaknya, hihi) dan jago main gitar. Dia suka musik... Okelah... :)


Tapi ya, pernah juga satu tanya mengusikku: why him? Bukankah pria macam itu bejibun di dunia ini. Kalo kata dia sendiri, "Di UI aje bisa seratus orang yang kayak gitu..." (mane?? ;p) Apa dong?


Ya, ini mungkin alasan terakhirnya. Somehow, dengan semua yang ada padanya itu, aku tsiqah (percaya) padanya untuk jadi imamku. Ya itu sometimes ga bisa dijelaskan secara eksplisit, kenapa kita bisa tsiqah ke satu orang tapi tidak ke yang lainnya, yang padahal mungkin juga punya kriteria seperti itu. That's what my heart says, after all those logical things.... :)


Lalu apa yang membuat kecenderungan itu berbunga? Faktanya, he's my bestfriend, sahabatku. Kelakuanku yang hobi cerita dan curcol itu agaknya udah ada sejak dulu. Dan dia mengakui itu. Then, dia pun bisa dibilang tidak pernah tidak menanggapi ceracau-ceracau atau curcol-curcolku, even by sms yang sebenernya nggak penting, tapi dia respon. Itu sebenernya 'kriteria' gak penting sih ya, but somehow itu yang bikin aku nyaman sama dia. Sebagai teman dia solutif, dia lucu, dia menyenangkan. Oke diajak seru-seruan. Dia sahabatku, dan kami memang dekat. Meskipun gak pernah sampe level keluarga saling kenal ya... But ya, this is us....


Sejak aku tau bahwa tidak ada hubungan yang halal bagi pria dan wanita selain pernikahan, kecenderunganku kepada pria adalah untuk menikah. So, ada kriteria-kriteria prinsip yang memang harus terpenuhi. Then, when I found him, gak hanya niat yang ada, but I also built my dreams, with him, as his wife...


Aku mengkhayalkan, dan mungkin tanpa sadar mempersiapkan diri untuk suatu hari nanti memiliki keluarga dengannya. Sikap kepada anak-anak kami, impian-impian duniawi kami, visi-misi rumah tangga kami, dan lainnya. Dunia kecil kami tergambar (nyaris) sempurna dalam benakku, diiringi dengan do'a dan harapan, serta usaha yang bisa kulakukan sebagai diriku.


Impian utuh itu mungkin yang membuatku 'kebal' dari banyak pria selama menantinya. I think I've had a perfect dream, and I still have chances to try. Aku berdo'a dan menanti, nyaris tanpa kelabilan. Ya, krn aku yakin, bahwa aku memang ingin menikah dengannya.


That's what I thought, until those days come... Hari-hari yang sebenarnya pasti akan datang, kecuali aku meninggal lebih awal. Hari-hari di mana akhirnya dia memutuskan untuk menikah. Dia memenuhi tekadnya untuk menikah muda, usia 22 tahun, setelah selesai menempuh pendidikan sarjana. After all days I'm wondering how this story ends, then this is it. Episode-episode terakhir kisah ini dimulai saat-saat di mana aku mengetahui bahwa finally dia memutuskan untuk menikah. Lucu, kejadian itu berawal dari seorang teman yang menanyakan padaku, apakah aku tau dia mau nikah sama siapa. Saat itu aku heran, hey ada apa ini, tidak mungkin dia bisa serta-merta bertanya begitu kalau bukan karena ada 'informasi'.


Ya, benar saja. Seorang senior yang menanyakan perihal kesiapannya, kemudian menghubungiku dan menanyakan kapan aku lulus. Aku menjawab. Ternyata, range waktu lulusku di luar dari kesanggupan yang bisa dia terima, tapi dia belum tau tentang niat baikku saat itu. Kejadiannya begitu cepat, yang akhirnya, memang dia tidak punya niat yang sama terhadapku.


Then there comes a time, when we finally chat, being honest to each other. Maap ya, ga bisa kujelaskan dengan gamblang karena ini public area :) Intinya, dari situ dia akhirnya tau bahwa selama ini aku memang punya kecenderungan ke dia, dia taunya cuma sekadar ada senior yang menawarkan aku saja. Dan, aku pun tau bahwa alasan utama dia menolakku bukan semata persoalan kapan lulus, tapi lebih karena dia telah punya kecenderungan ke orang lain dan saat itu sedang diusahakan untuk berproses. Itu alasan yang tidak dia katakan kepada senior kami itu.


Awalnya aku memang merasa tidak perlu ada pembicaraan perihal itu dengannya. Semua berakhir, sudah. Tapi semua terjadi dengan mudahnya, begitu saja kami membicarakan semuanya dengan jujur. Dia pun jujur, dan akhirnya menanyakan (mengkonsultasikan) kegundahan hatinya, "Kalo nanti ternyata ga jadi, gimana cara ngatasinnya? Secara dirimu udah pengalaman," kurang lebih itu katanya.


Well, jujur nih, aku sebenernya ga tau gimana. Kok bisa ya, udah segitu jatohnya dari impian, masih bisa ngobrol becanda sama dia saat itu. Even ga cuma saat itu saja. Di lain-lain waktu sebelum dia menikah pun kami masih sering berkomunikasi (maaf nih ya sama sekali ga ada maksud membanggakan hal ini lo, but that's happened). Sekadar komunikasi dengan sesama teman, dia pun saat itu masih ada hal-hal yang harus diselesaikan terkait orang lain juga, dan dalam beberapa hal dia butuh bantuanku serta aku pun butuh bantuannya. Sedihkah aku?


Honestly, itu adalah moment yang indah bagiku. Bukan karena kebersamaan atau berbagai chat yang kita lakukan, tapi karena finally ini terselesaikan, pahit tapi indah. Juga karena I have nothing to regret. Aku memilih dan menanti orang yang tepat, berusaha sebisa yang mampu kuusahakan, dan setelah itu yang tersisa hanyalah variabel yang tak terkontrol. Ketika kita dihadapkan pada variabel tak terkontrol dalam usaha kita, kita hanya bisa mengatasinya dengan do'a.


Memang, bahkan setelah itu pun aku MASIH ada kemungkinan menikah dengannya. Ya itu tadi, berdo'a kepada Allah semoga aku bisa melewati variabel tak terkontrol itu dan takdirku adalah dengannya dunia-akhirat. Tapi, jujur, setelah semua kejujuran kami itu, aku gak tega kalau harus berdo'a agar Allah jadikan dia denganku. Aku punya hak untuk berdo'a seperti itu, tapi rasanya itu tidak kugunakan. Ya, dia punya kecenderungan kepada orang lain dan ingin menikah dengan orang itu, sama bukan posisinya dengan aku ke dia? Gimana coba rasanya kalo aku malah berdo'a berlawanan dengan harapannya? Aku gak tega.... Dia terlihat begitu galau, khawatir, "Gimana nih ya kalo ternyata begini begitu...," itu katanya. "Dulu ada temen yang ditolak, baru bisa sembuh dua tahun...," dia cerita ke aku. Kasian kan....


Itu mungkin masih belum seberapa, karena meski aku tidak secara spesifik berdo'a agar dia jadi denganku, terselubung jauh di dasar hati aku masih berharap. Tapi harapan itu tidak seindah dulu, karena waktu terus berjalan dan dia masih berproses dengan calon istrinya. Kadang aku nangis, tapi di lain waktu aku bisa tersenyum lega, bahkan menyikapi patah hatiku dengan sumringah.

Aku ingat, penolakan via seniorku itu sampai kepadaku di suatu malam yang melelahkan, setelah pulang dari kampus. Sampai di rumah sekitar jam 11-an malam, aku shalat isya, dan setelah itu aku minta waktu kepada-Nya untuk menangis sebentar saja. Dan, He gave me that cry time, hanya sebentar. Besoknya aku masih harus ujian statistik dan menjalankan amanah sebagai Rakor. Life must go on and I have to be strong... But how strong?....


Segera saja akhir Mei datang, dan tanpa persiapan lebih, dia mengumumkan bahwa dia udah lamaran. Hatiku mencelos.... That day will come, even too sooner than I expected.


Hari-hari setelah itu adalah cukup padat bagiku. sebagai binglas dan juga pengajar memenuhi hari-hari menuju walimahnya. Tanggal telah diumumkan.


Hari Senin pagi itu Mbak U berbisik di telingaku, hanya menyebutkan tanggal pernikahannya dan nama calon istrinya. Aku mengiyakan dan Mbak U merangkulku. Aku menangis, singkat dan spontan... #haduuh yang nulis berkaca-kaca nih...

Di hari-hari berikutnya aku merasa lebih 'menikmati' patah hatiku. Kadang aku berkelakar tentang hal itu (eeeyyy jeeeng aku patah hati looo *tingting #iyakaleee). Sekadar menghibur diri sendiri sebenarnya. Yah, siapa lagi yang bisa menghibur, haha, karena teman-teman yang tau kisah ini bahkan turut bersedih dan prihatin (thanks ya temans...).


Itu moment yang berat sebenarnya. Ada kalanya ketika aku sendiri aku menangis. Setiap hal sepele yang membuatku teringat akan dia membuat hatiku teraduk-aduk, sering hingga meneteskan air mata. Mau naik kereta berangkat ke kampus, bisa nangis sendiri di stasiun. Menginjakkan kaki di kota Depok, rasanya sendu sekali, karena kota Depok udah serasa punya dia. Belum ketika teman SD atau SMP-nya menanyakan, "Eh si Itu mau nikah ya.." Thanks for brightening my day...


Denger lagu yang pas dengan jeritan hati yang broken, nangis. Lebih-lebih karena ada beberapa lagu teman galau zaman dahulu, yang kalau denger lagu itu keinget dia. Masya Allah.... Bahkan, lagu-lagu BSB yang muncul pada moment-moment patah hati itu, sampai sekarang masih berhasil membangkitkan kembali rasa perih yang terasa saat itu.


Undangan itu pun sampai ke aku. Ikhlaskah aku dengan semua itu? Insyaa Allah ikhlas, meski tidak mudah. Aku sudah bisa tersenyum lega, meski kadang masih menangis. Dan, aku memutuskan untuk datang ke pernikahannya. I have no reason why I shouldn't come.

Di hari pernikahannya, aku datang dengan sahabatku. Semua biasa saja. Bahkan di pestanya pun aku sumringah dan tertawa-tawa. Aku bercanda dengan dia, karena betapa dia keliatan canggung. Haha.


Tapi, jujur saja, aku merasa tanganku gemetar sepanjang aku berada di pesta pernikahan itu. Jantungku berdebar begitu cepat. Aku sendiri gak tau kenapa. Dan kata temenku, "Mungkin alam bawah sadar lo masih belum bisa terima itu..." mmm, masa sih?....


Pulang dari pesta itu, aku dan banyak teman lainnya jalan-jalan. Nonton Shrek 4 bareng. Bersenang-senang. Still after that I feel like I'm losing someone. But I'm not crying out loud... Alhamdulillah... Bahkan, jujur, sekarang jika aku ingat dia, somehow I could feel my tears down on my face. But, the fact is I'm moving on... :)


My Dear Sister, mungkin memang kisah itu tidak terlalu menggugah ya. But the fact is we are the same. Or even sometimes I think I'm too young to this, untuk mengalami kenyataan bahwa aku ditinggal nikah dengan seseorang yang telah kunantikan bertahun-tahun lamanya.


Sekarang, all I can tell you is I even never know for sure, how can I fix this. Kok bisa sih aku tahan melewati semua ini. Kok bisa sih aku udah biasa aja bahkan dengan dia yang mematahkan hatiku, dengan memilih orang lain. Orang-orang menanyakan, "How?" tapi aku sendiri sebenernya gak ahli dalam menjawab itu, karena aku sendiri amazed kok bisa ya aku gak berat melepas dia.

Gak berat? Masa sih... Buktinya aku pernah menangis karena hal itu kan....


Jawaban yang terbaik dari pertanyaan "bagaimana mengatasinya" adalah bahwa Allah makes it easier to me. Apa pun caranya, tapi nyatanya Allah yang mudahkan aku untuk melewati semua itu. So, Sister, berdo'a dengan sungguh-sungguh kepada Allah agar kita mampu lewati ini. Yakin, bahwa Allah memberikan cobaan tidak melebihi kesanggupan kita.


Bukan bermaksud kuliah rohani ya, tapi bener itu yang aku rasakan. Hal itu berat sekali untukku, bahkan mungkin dampaknya masih terus ada hingga sekarang. Ketika impian bersamanya hancur, aku merasa labil luar biasa, bahkan sekarang: coba liat, gimana aku dengan orang-orang baru yang kutemui setelah dia. Labil, karena aku tidak hanya kehilangan someone to love, tapi impian masa depan yang udah terbangun juga runtuh total. Sometimes it feels like I lost my dreams, membuatku merasa entah apa lagi tujuanku yang tersisa. Pernikahan dan rumah tangga idaman, buyar. Ya, it's hard for me karena impian yang telah kubangun selama ini, yang membayang-bayangi hariku, hancur seketika. It makes me upset dan kehilangan arah. Aku jadi nggak lagi paham apa yang kuinginkan, seperti apa sosok yang kuharapkan.


Tapi, hikmahnya adalah, ternyata memang tidak tepat ketika kita menjadikan si dia sebagai standar harapan kita. Tidak tepat jika kita mempersiapkan diri menuju pernikahan dengan si dia yang telah terdefinisikan.


Bukan berarti kalo sekarang udah ada kecenderungan sama orang itu salah ya. Yang salah adalah ketika kita menumpukan mimpi dan tujuan kita ke dia, mempersiapkan diri standarnya "dia". Padahal seharusnya kita melakukan semua itu secara independen, tanpa memasukkan "dia" ke dalamnya. Memperbaiki diri ya optimal saja, tanpa harus mematok batasan "kufu' dengan dia". See, that's my mistake. Ketika patokannya hilang, hancurlah semua itu. Berat bagiku membangun semua itu lagi. And Allah shows me that I'm wrong. Mestinya kecenderungan yang ada tidak membuatku membatasi diri seperti itu, apalagi hingga menumpukan impian ke dia.


So, kalau dibilang baiknya gimana, yang terbaik adalah sungguh-sungguh memohon kepada Allah, dengan tulus, agar Dia berikan kekuatan agar kita mampu menghadapi semua ini dengan tegar. Agar jangan sampai sedih ini jadikan kita lalai, zhalim terhadap diri atau orang lain, dan melakukan sesuatu yang akan merugikan diri sendiri. Karena, ketika kita tidak mampu, hanya Dia yang mampu...


Tapi, sertakan kepasrahan dalam berdo'a... Pasti ada alasan kenapa kita gak bisa menerima sesuatu, temasuk kenyataan pahit itu. Entah apa alasannya, hanya Kakak yang tahu. Tapi, kalau alasan itu masih membuat kita berharap "bisa" bersamanya, menghalangi kita untuk melepas dia, baiknya itu dihilangkan. Aku bisa melepas dia dan pasrah, karena aku merasa there's nothing more that I can try. Jangan turuti sesal yang ada, jangan turuti logika yang mengatakan "Semestinya bisa begini atau begitu, masih ada kemungkinan begini atau begitu". Jangan turuti juga hawa nafsu yang membuat kita binasa, yang membuat kita memburu semua hal yang sebenarnya tidak akan mengubah apa pun. Kakak lebih tau, apa yang membuatmu sulit pasrah, dan please buang itu jauh-jauh, supaya do'a kita lebih tulus, memohon agar Allah berikan kekuatan menghadapi semua itu.


Berat mungkin, karena he's the best one, or you might say he's your true love... Aku terlalu dini jika memvonis dia adalah cintaku. Tapi memang, aku belum pernah menginginkan seseorang seyakin menginginkan dia, terlebih karena logika dan hatiku pun terarah sepenuhnya ke dia, tidak bertolak-belakang. Rasa yang ada pun bukan dibilang kemarin sore, tapi bertahun-tahun lamanya... But, we can get over it, just believe it. Or, if we're not sure we can, just believe He can. He always can. All we have to do is just behave well for Him, get close to Him, and ask Him to protect us, protect our hearts.


Tapi, Kak, Allah akan lakukan itu hanya jika kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada Dia, untuk menyelesaikan semua ini. Menyerahkan diri dengan patuh kepada-Nya, mendekati Dia dengan cara yang Dia sukai. Aku datang ke walimahnya karena menghadiri undangan itu wajib jika tanpa halangan syar'i, dan tidak ada pahala kebaikan yang melebihi pahala yang wajib bukan?


So, hadir saja, penuhi kewajiban kepada-Nya, hanya karena Dia saja. Niatkan, lafalkan dalam do'a, "Rabb, aku lakukan ini karena Engkau saja". Dan biarkan Dia melindungi kita, sebagai balasan, pahala kebaikan karena kita menjalankan kewajiban kepada-Nya. Biarkan pahala kebaikan itu berwujud apa pun bagi Kakak, mulai dari ketentraman batin, kekuatan, hingga pengganti yang lebih baik. Allah tidak akan sia-siakan itu. Bukan sekadar "menang dari diri sendiri" akhirnya, apalagi "menang dari dia dengan bersikap tahan banting".


Bagiku, semua ini terjadi memang semata karena Allah mau kita melibatkan Dia. Dia buat kita merasa tidak lagi sanggup menanggung beban yang ada, supaya kita sadar bahwa ada Dia Yang Mahakuat dan menguatkan. Sekadar supaya kita minta kekuatan kepada-Nya dengan kerendahan hati. Karena, segala usaha kita menguatkan diri, mulai dari melarikan diri, block Facebook, memutuskan kontak, dan lainnya, nggak akan berhasil tanpa izin-Nya. Pun sebaliknya, tanpa harus membuang tenaga dan pikiran untuk melakukan semua itu, dengan kuasa-Nya kita pasti kuat menghadapi kenyataan pahit itu.


2 Oktober akan segera datang, tapi juga segera pergi. It will be just passed by. Semoga kita nggak merugikan diri.... It will be just passed by, like 5 June. And we will survive even stronger than before. Asal kita mau kuat dan dikuatkan.


Start from: jangan turuti emosi untuk berkata-kata yang desperado. Jangan turuti emosi dengan bayang-bayang menangis di depan umum. Jangan turuti emosi untuk terpaku pada bayang-bayangnya, atau harapan akan dirinya lagi. Jangan menyendiri jika itu membuat kita ingat dia, tapi jika harus sendirian pastikan kita sendiri dengan kesibukan (tugas akhir?).


I have no more words to say... I'm praying for you, may Allah makes you strong, Sis... Laa hawlaa wa laa quwwata illaa billaah...

"I'm a big big girl in a big big world

It's not a big big thing if you leave me

But I do do feel that I do do will miss you much

Miss you much..."

(Just missing, no more sadness, no more madness, no more useless time.... They will be just memory, and another better will come soon...)

--------------------------------------------------


temen gw ini, sangaaat jagoan =)
sangaaat dewasa (untuk satu hal, tapi mungkin nggak untuk hal lain.hehehe piss..), sangat jujur (termasuk di dalem notes dan blog-nya), dan sangat pinter mengambil hikmah =)

sejujurnya, masalah pernikahan, persiapan patah hati (persiapan hati buat patah sewaktu2.hahaha), tentang calon suami?hehe, bener-bener ga kepikiran untuk saat ini. kenapa? karena gw belum bekerja.hiks hiks.. -ikhlas, bos!-
malah, daripada pernikahan, ternyata gw lebih seneng membayangkan tentang punya anak sendiri (anak perempuan yang lucu dan nge-gemesin, laki-laki juga gapapa si.hehe), karena ternyata banyak yang seumuran sama gw ini (23 menjelang 24) yang uda pada melahirkan. haaaa.. -ikhlas, bos!-

tapi, gara2 asih nelpon kemaren, dan gara2 baca notesnya temen gw di atas, jadi kepikiran lagi.. hehe

mungkin gw ga se-sholihah temen gw itu, yang bisa naksir orang karena kebaikan agamanya. orang yang sekarang ini gw taksir, pertama-tamanya, gw bener2 ga tau menau apakah beliau orang yang sholeh apa bukan. hanya tau kalo sepertinya beliau tipe pemimpin yang baik, dan bikin gw sangat kagum. gw uda pasti ga tau lah, tentang frekuensi sholat dhuhanya, apalagi sholat malamnya. tapi masyaAllah, kagak nyangka, ternyata, gw naksir seorang mantan ketua Rohis SMA euy. (minder nih..)

pertanyaan yang sama juga melintas di otak. why him?
Bukankah pria macam itu bejibun di dunia ini. Kalo kata dia sendiri, "Di UI aje bisa seratus orang yang kayak gitu..." (mane?? ;p) Apa dong?
bener banget kawan. kenapa ya, tiba2 suka gitu aja? kalo masalah pemimpin yang mengagumkan,, ada banyak. banyaaaak bangeet malah. tapi, kenapa ya kok ya yang disukai bisa beliau? bisa tiba-tiba triing.. "orang itu", bukan orang lain di antara sekiaaan banyaak lainnya? kenapaa? wallahua'lam.

Sejak aku tau bahwa tidak ada hubungan yang halal bagi pria dan wanita selain pernikahan, kecenderunganku kepada pria adalah untuk menikah. So, ada kriteria-kriteria prinsip yang memang harus terpenuhi. Then, when I found him, gak hanya niat yang ada, but I also built my dreams, with him, as his wife...
sama. salah, sebenernya ini gw belajar dari temen gw itu.hehe
ketika lu naksir orang, dan lu cukup yakin dgn orang tersebut, dan meniatkan untuk menikah, itu cukup. (kata temennya temen gw). jadi,, suka sama orang tu bukan hanya untuk sekedar pacaran doang.haha
tentang kriteria, ternyata, sepertinya, beliau telah masuk ke kriteria yang baik menurut gw. (hehe masi sepertinya kok, kan gw kenal.hehehe) dan bedanya, gw ga membangun mimpi setinggi mimpi temen gw itu. bisa jadi karena gw memang ga terlalu kenal, bisa jadi karena gw pun belajar dari temen gw ini. =)
gamsahamnida kawan, sudah bersedia share pengalaman dulu2 itu =)

That's what I thought, until those days come... Hari-hari yang sebenarnya pasti akan datang, kecuali aku meninggal lebih awal. Hari-hari di mana akhirnya dia memutuskan untuk menikah.
haaaaa tidaaaak.. walopun gw ini sudah bersiap (seperti yang gw tulis di postingan sebelum2nya), ternyata gw masi ngerii ngebayanginnya. harus siap dan ikhlas bos, iya, tapi sereeem.. (aduh, gw ternyata pengecut).
ternyata dan lagi2, gamsahamnida kawan, menulis notes itu, sehingga persiapan gw apabila ternyata moment itu datang, uda elu bekali dengan tips2 yang dahsyat =)

bedanya lagi, bisa jadi gw ga akan menerima undangan seperti temen gw ini. tapi, pernah terlintas untuk me-remove beliau dari friends gw di FB apabila emang beliau ini menikah dengan orang lain.
Karena, segala usaha kita menguatkan diri, mulai dari melarikan diri, block Facebook, memutuskan kontak, dan lainnya, nggak akan berhasil tanpa izin-Nya.
gamsahamnida lagi kawan, saran lu sangat perlu dipertimbangkan. tapi, sepertinya, gw tetep akan me-remove-nya.hehe daripada otak dan hati gw pedih. (halaaah..hehe)

Rasa yang ada pun bukan dibilang kemarin sore, tapi bertahun-tahun lamanya...
But, we can get over it, just believe it. Or, if we're not sure we can, just believe He can. He always can. All we have to do is just behave well for Him, get close to Him, and ask Him to protect us, protect our hearts..
5-6 tahun kira2 temen gw ini naksirnya (kalo gw ga salah ya..), belum apa2 gw ini yang baru 2 tahunan.hahaha
betapa beruntungnya elu-elu pada guys, punya seseorang yang mendoakan selalu untuk kebaikan kalian. punya seseorang yang jauh-jauh hari uda mempersiapkan diri atas apa yang Allah rencanakan antara hubungan yang satu dengan yang lain. termasuk persiapan ditinggal menikah.

Gw ga tau ke depan akan gimana. siapa yang tau?? bisa jadi gw akan menikah dengan beliau (amiiiiin...), dan bisa jadi beliau menikah dengan orang lain yang jauh lebih baik, dan gw pun dengan orang lain yang jauh lebih baik. =)
setidaknya, notes temen gw tadi memaksa gw untuk terus bersiap =)

and finally, statement yang ini, oke bener:
Biarkan pahala kebaikan itu berwujud apa pun bagi Kakak, mulai dari ketentraman batin, kekuatan, hingga pengganti yang lebih baik. Allah tidak akan sia-siakan itu. Bukan sekadar "menang dari diri sendiri" akhirnya, apalagi "menang dari dia dengan bersikap tahan banting".

buat gw sendiri dan tentu saja buat temen gw itu,, fightiiiing!
dan lagi-lagi, gamsahamnida, nomu nomu gomawo kawan =)
saranghae, uhibukki fillah =)

Kamis, 08 September 2011

mimpi baru,, S2!!

mimpi,, boleh dong ya..hehe
kali ini mimpi tentang kuliah S2 =)
suatu saat, insyaAllah, ingin sekali gw kuliah dan mengambil Master by Research di Univ2 berikut:
-di sort berdasarkan cita-cita, kecocokan dengan minat, serta tentu kualitas-nya ;)

1. University of Otago, New Zealand
2. University of Auckland, New Zealand
3. University of Queensland, Australia
- tiga kampus di atas semua sangaat sangaat keren, semuanyaa, ga bisa di-sort -
4. University of New South Wales (UNSW), Australia
5. Universiti Sains Malaysia
6. Universitas Gajahmada

ke-enamnya menyediakan tempat yang sangaat pas untuk mempelajari farmasi sosial dan farmasi komunitas, pharmacy practice, pharmacy policy, pharmacy education,, yang merupakan bidang yang telah saya putuskan untuk nantinya akan saya dalami. =)

ke-enamnya ga main asal gw tulis kawan, soalnya gw uda melakukan browsing2 banyaak kampus, dan uda pake mikir2 fokus ke bidang apa nantinya di dunia farmasi yang luas ini.hehe

flashback petualangan mencari informasi:

dimulai dari kampus2 di negara yang sejak kecil menjadi mimpidan cita2 saya = jepang!! sudah banyak kampus saya jelajahi, tapi karena link2nya make bahasa jepang dan blum ada pilihan ke english version-nya, membuat saya pusing.. jepang pun sepertinya -sepanjang yang gw baca2- tidaklah terlalu fokus untuk farmasi sosial dan komunitas,, tapi lebih ke farmasi molekuler dan bioteknologi. judul publikasinya bikin kepala saya cenat-cenut2..hehe
flashback yaa: university of: tsukuba, tohoku, osaka, chiba, nagoya uda diintip, tapi apa daya minat dan terutama kemampuan saya sepertinya belum kuat.hahaha

lanjut ke kampus2 di korea =)
teringat pinginnya gw bisa jadi mahasiswa farmasinya Seoul National University (SNU),, waah, pasti kereeen banget! Lanjut ke Chungbuk National Univ, bahkan bookmark-nya blum gw apus di browser komputer.hehe masi ada kampus2 lain seperti KAIST dan Yonsei, dan lain-lainnya..
Sekedar browsing boleh dong ya.hehe

dua negara itu,, bikin jepeeer banget, dan kepercayaan diri gw ternyata tidak cukup untuk menuju kesana. selain dari bahasa, kultur orangnya yang sangaaat pekerja keras dan disiplin, kecerdasan orang2 indonesia yang kuliah disana (misalnya ardi anak kimia 2006, dan anak farmasi namanya kak riswanto -kalo ga salah-), kecerdasan mereka sungguh mengerikan, apalagi kalo dicompare sama gw ini.. T_T

Gw bukan bermaksud meremehkan 6 kampus di-list tadi dibandingkan sama kampus2 di jepang dan korea, bukan! gw yakin bisa S2 di salah satu dari 6 kampus tadi pastiii perlu kerja keras dan perjuangan yang dahsyat juga, dan pasti orang2 yang kuliah di sana juga punya kecerdasan yang hebat..

tapi wallahu'alam, ga tau tiba2 gimana gw bisa punya kepercayaan diri bermimpi untuk kuliah di sana. alasannya ya tadi: kesesuaian minat yang sangat terfasilitasi (sepertinya aga kurang kalo di jepang dan korea bidang2 tersebut di atas), bahasa (english gw blum bagus2 amat, tapi sangat visible untuk ditingkatkan! hehe), kultur budaya, letak geografis, dan nyamannya membuka dan mendapatkan informasi di web kampusnya (terutama kampus di australia dan new zealand).
-coba deh buka sendiri, tampilannya serta kemudahan aksesnya ke apa yang pembaca mau tau sangat boleh untuk diacungi jempol.hehe atau mungkin karena gw uda cukup "terlatih" setelah browsing di kampus2 sebelum2nya? tapi emang lebih mudah untuk dimengerti lho tiap info yang tersedia di sana..-

masi pingin ke jepang dan ke korea?? masih! masih banget! bisa jadi untuk kuliah -masi berharap-, atau untuk jalan-jalan mengagumi ciptaan Allah =)

ke eropa? mauu! mau banget!! tapi jujur, gw ga browsing kampus2 disana. pertimbangannya karena letaknya jauuh, orang tua sepertinya kurang ridho. eh ada satu ternyata yang sempat gw intip,, University of Kopenhagen Denmark. =)

aga OOT dari S2,, kalau Allah mengizinkan gw menginjakkan kaki di bagian bumi-Nya yang lain,, gw pingiiiiin banget ke:

1. Asia: Arab Saudi: Makkah, Madinah
naik haji? pastilah! cita-cita banget itu mah!! =)
terus pingin banget ke tempat setting-nya shiroh nabawiyah di masa sekarang. pingin banget liat rumahnya Pak Arqam bin Abil Arqam (sekarang masi ada gak ya??hehe), gua Hira, liat gunung Tsur (kisah Rasulullah SAW, Abu Bakar ra., kaum kafir Quraisy yang mengejar, dan: laba-laba!), gunung Uhud (yang mana si gunung/bukitnya), pohon tempat bait Ridwan, dan masi banyaaak lagi!! sama ke kiri atas dikit,, pingiiin banget ke Masjid Al-Aqsha di Palestina ;)

2. Asia: Jepang dan Korea
yah, ini mah emang sejujurnya kepengaruh sama komik, drama, movie, buletin2, dan liputan2 di tipi yang sejak kecil memapar gw.hehe kayaknya kedua negara itu indah banget. pingiiin!! pingiin banget!!
sama Brunei Darussalam. ini alesannya karena katanya di sana negara kaya tapi sepi penduduk.. dulu kalo mau transmigrasi milihnya kesana.hahaha untung gw dan keluarga tetep cinta indonesia ;)

3. Eropa: Spanyol, Turki, dan Perancis
ini kepengaruh sama buku2 yang gw baca.
yap, bukunya Dan Brown,, pingiiin banget liat piramida kebalik di Museum de Louver -abaikan bila ada salah penulisan-, dan tempat2 wisata yang bagus di Perancis. Kalo spanyol, pingin liat daerah yang namanya Granada dan Cordova, dan pasti tempat2 lainnya. Turki: ngiler kebab-nya gw.hahaha terus masjid2nya dan semua objek wisata di 3 negara tadi.. -dari liputan di tipi-

InsyaAllah,,
suatu saat kelak, bila Allah mengizinkan ;)

Jumat, 05 Agustus 2011

bahagia,, bahagiaaa =)

teringat pidatonya Baek Seung Jo di perpisahan SMA nya. dan si Seung Jo ternyata dapet inspirasi dari Oh Ha Ni yang bercerita tentang petuah neneknya. Isi pidatonya kurang lebih kayak gini: -pake bahasa gw aje yak.hehe-
"kita semua kudu hidup bahagia, menjadi bahagia dengan menempuh jalan dan masa depan yang kita pilih. dan kalau kita bahagia, maka kita pun bisa membagi kebahagiaan itu buat orang lain di sekitar kita"..

lagian kan, melihat orang bahagia atau pun membuat orang merasa bahagia, akan membuat kita ngerasa bahagia juga kan ya? =)

-teringat hadist untuk menjadi manusia yang bermanfaat..-

sebenernya gimana si cara bahagia? kalo lagi stres, banyak masalah, tertekan, kepala puyeng? jawaban syar'i dan berdasarkan dalil naqli tidak saya paparkan disini. maklumin ye, saya bukan orang yang kompeten, jadi silakan di-googling sendiri.hehe

yang ingin gw bagi adalah, ternyata faktanya, banyak hal-hal kecil terselip (atau lebih tepatnya dianugerahkan oleh Allah) yang sedikit banyak bisa bikin kita bahagia. -eh, eh, kata "bahagia" kayaknye berat ye, gw ganti aja dah sama bahasa biasa: "seneng" hehe- kalo kita nya selama ini ga nyadar, mungkin itu karena kita kurang bersyukur kali ya.. astaghfirullah..

contoh konkretnya,, kemarin pas gw lagi ga semangat dan ngerasa puyeng oleh suatu urusan, tiba2 ada temen bales sms.. "kampung?? jelek banget si mba atma bahasanya..hehe" dan ternyata ntu sms sukses bikin gw ngakak.hahaha -special thanks to atikah-
juga ketemuan sama si gokil Ika, yang semua masalah di depan dia jadi enteng dah.hehe ketemu sama Ika di dekanat, ngobrol2 yang ujungnya membakar lagi semangat gw yang kemarin2 uda ga tau kemana.. tengkyuu juga smsnya kawaaan! -special thanks to Ika-
juga ketemu sama seorang kaput dari Undip, yang liburan ini pulang ke Bojong. Maya bersedia diajak sharing tentang acara Ramadhan di kampung. tengkyuuu -special thanks to Maya-
mungkin temen2 gw itu kagak nyadar kalo smsnya dan ketemuannya sama mereka sangat membekas buat gw yang kemarin bener2 lagi aga stres.hehe tengkyuu kawaan..
Alhamdulillah.. =D

contoh lagi nih, dari drama korea (again.hehe) brilliant legacy, di ceritain kalo Hwan punya semuaaaanya, terutama harta. nah, pas dia disuruh kerja jadi waiter di restoran neneknya, manajernya ngasi hadiah pin "Smile" karena Hwan uda bisa menahan amarah di tamu restoran yang super ngeselin. sebelumnya, Hwan pake pin "Sad". dan pas dia dapet pin "Smile", itu pin diliatin terus sama dia.hahaha dan Hwan bilang: "hal kecil kayak gini aja bisa bikin bahagia.hehe =) "

see? gw rasa sebenernya banyak hal kecil yang impact nya bisa cukup signifikan untuk kita. wallahu a'lam, itu mungkin ya cara Allah membantu dan menolong hamba2Nya. gimana coba kalo kita jadi hamba yang bersyukur dan rajin berdoa sama Allah? waaaah, pasti lebih banyak lagi pertolongan Nya untuk kita.hehe =)

tiba2 teringat lagi beberapa petuah. salah satunya dari wejangannya kadep sosmas, pak tebe. waktu itu beliau bilang, kalo jadi pengajar di rumbel itu mungkin melelahkan, mungkin kita ngerasa ga dapet apa2. tapi suatu hari, pas ketemu murid kita, ternyata murid kita menyapa kita dengan cukup hormat dan merasa seneeng sekali karena kita uda mau ngajar mereka di rumbel. Ngeliat mereka seneng itulah ternyata "bayaran" yang cukup besar -selain pahala dan ridho Allah tentunya- buat kita-kita para pengajar. kebermanfaatan kita lah yang ternyata membahagiakan kita sendiri. =)

salah satunya lagi, dari ustadz -maaf saya lupa tepatnya-. yang intinya, kita mengajak orang lain ke arah kebaikan, kita terus berjuang dan berkontribusi, emang perlu ya? apa impactnya buat kita? ternyata, -kata pak ustadz-, pada dasarnya kita sendiri lah yang butuh, kawan. dengan berdakwah, kita mendapat ketenangan dan kebahagiaan. hmmm, berat ye, mungkin gw blum nyaut sepenuhnya. tapi kalo dipikir2 bener juga ya, yang namanya perintah Allah, pada akhirnya untuk kita kawan..

intinya nih ya, menjadi bahagia ada banyaaaak cara =)
no.1 bersyukur, kudu lah ye..
no.2 berbagi kebahagian dengan orang lain..

ngeliat temen, saudara, ato temen kita mendapat kebahagiaan aja bisa bikin kita ikutan seneng =)
-walopun kalo yang pada pamer2 bikin iri juga.hahaha ;p -

ayoo, menjadi bahagia, walopun ujian, rintangan, tekanan, dan masalah menerpa-nerpa..
yakin saja sama pertolongan Allah pastinya =)

smile!! =)


Jumat, 01 April 2011

Perubahan dan cita-cita =)

dari buku Negeri 5 Menara halaman: 158
buku yang dibeli sama ibu saya. dan jadi teringat dulu temen saya pernah menyuruh saya buat baca ni buku. kata beliau, ni buku oke punya.

"jangan berharap dunia yang berubah, tapi diri kita lah yang harus berubah. Ingat anak-anakku, Allah berfirman, Dia tidak akan mengubah nasib sebuah kaum, sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan. Kalau kalian mau sesuatu dan ingin menjadi sesuatu, jangan hanya bermimpi dan berdoa, tapi berbuatlah, berubahlah, lakukan saat ini. sekarang juga!"

kata tokoh Kiai Rais menyemangati murid-muridnya. di pikiran saya, kebayang Kiai tersebut berbicara dengan semangat meledak-ledak dengan mata berkilat-kilat.
dan sebagai pembaca, saya pun menjawab: "siap ustadz!" =)

perubahan.
malu sendiri menulisnya. uda terlalu sering gw menulis tentang perubahan ini. yaah lagi-lagi,, semangat di awal, futur di tengah jalan..
semoga tulisan yang sekarang, memacu kembali semangat saya yang uda banyak lunturnya itu.hehehe

baik,, gw akan memulai dan sekali lagi ber-azzam lebih kuat.

inilah sebagian mimpi saya, biarlah ditulis, biar kalo pas baca lagi, bisa terus menambah semangat. =)

cita-cita: menjadi seorang dosen di universitas
(cita-cita dari kecil nih..)

yang bukan hanya sekedar mengajar, tapi sekaligus bisa membimbing murid-muridnya, memberikan keteladanan, dan menebarkan semangat, motivasi serta inspirasi buat murid-muridnya. menyampaikan pelajaran sekaligus bentuk aplikasinya dan kebermanfaatannya di dunia nyata. sambil terkadang bercerita tentang sosok dan pahlawan yang penuh inspirasi.

teringat:
guru smp saya: ibu Panti dan bapak Siswondo
guru SMA saya: ibu Harmi, pak Joko
dosen saya: ibu Retno, ibu Azizah, pak Mun'im
dan yang lainnya: ibu Munzayanah (mbah bulik), sosok bapak guru di film Sang Pemimpi, dan banyak2 lagi.

ingin juga mencoba mengajar di SMF atau akademi.
dan salah satu keinginan, menjadi guru pendamping saat study tour atau saat ekskursi. biar bisa ikut jalan-jalan sama-sama.hehe (astaghfirullah, heh luruskan niat woi! ;p )

cita-cita yang lain: saya ingin bekerja di apotek, menjadi APA dan bahkan PSA-nya =)
suatu saat kelak, insyaAllah, saya akan berjuang membuat apotek sendiri. Ya Allah, kabulkanlah, amiin..

Perubahan berikutnya, saya ingin lebih bersungguh-sungguh belajar agama.
misi yang ingin tercapai:
- banyak baca2 lagi buku2 agama
- menghidupkan sholat malam
- sholat subuh tepat waktu
- sholat isya di awal waktu
- membaca alQuran minimal 7 lembar perhari. diusahakan! =)
- menghafalkan alQuran.
payah nih,, hafalan ndak nambah2.ckck
ayoo! akhir tahun ini, gw harus uda mulai masuk menghafal juz 28! semangaaat!! -malu sama temen2 yang masi sma.hehe-

bismillah..
ya Allah berilah kekuatan kepada hamba. berubah untuk menjadi lebih baik lagi.
ya Allah jadikan hamba termasuk dalam hamba-hambaMu yang ikhlas.. dan berilah kekuatan kepada hamba agar dapat selalu meluruskan niat. amiin..
ya Allah kabulkanlah keinginan dan cita-cita hamba. amiin..

fillah, lillah.. =)




Sabtu, 19 Februari 2011

OB dan CS

Realita sosial lagi. Lagi-lagi.

Betapa sedihnya gw, betapa miris rasanya. iya, sejak masuk ke ui, mulai melihat secara langsung mengenai profesi OB dan CS. apa si OB dan CS itu?

OB = office boy dan CS = cleaning service.
dan dalam versi gw, OB dan CS itu orang yang memiliki tugas membersihkan ruangan, gedung, dan taman. dan terkadang merangkap jadi kuli angkut barang, pembeli makanan, dan masi banyak pula pekerjaan lainnya. oia, sebagian besar CS memakai tenaga outsourcing. kalo OB, sepertinya dari pihak dalam instansi (hehe sotoy). tapi sebenernya ga paham si, beda OB sama CS secara benernya apa.hehe

Di farmasi, adanya OB dan CS ini tentu sangaaat membantu. mulai dari menjaga kebersihan kelas, lab, koridor, kamar mandi, taman, hingga musholla, membantu mengangkut barang2 lab, jerigen2 aquadest yang berat2, drum2 bahan baku farmasi, dan masi banyak lagi, sampai berbelanja ke detos (waktu itu gw ketemu mereka di detos.hehe) membeli kebutuhan administrasi dan kebersihan farmasi (macem kertas, tissue, pembersih lantai, dsb.) dan sekali beli bisa sampe 2 troli besar penuh lho. ga tau deh, habis itu gimana cara mereka bawa itu ke mipa.hehe oia, mereka juga sangaat membantu mahasiswa penelitian, karena anak2 farmasi kebanyakan kan perempuan.hehe mulai dari memasang kompor gas sampai mengangkut jerigen ke lab di lantai atas. subhanallah! terimakasi ya temen2 OB dan CS =)

kalo CS yang di mipa memakai seragam biru. ini yang lebih membuat gw miris. Fakta bahwa mereka umurnya masi sangaat muda!! gw kisar2 mungkin ada yang usia SMA mungkin juga usia2 awal kuliah. Gw yang saat itu masi maba, sempet sungkan juga kalo ada mereka atau lewat di depan mereka. rasanya, di usia yang sebaya, kita maba sibuk dengan tugas dan belajar di perkuliahan, sementara mereka sibuk dengan pel di tangan demi sesuap nasi. masyaAllah, miris. semakin miris ketika melihat di banyak fakultas lain pun juga begitu.

semakin miris lagi, ketika melihat ada ya karyawan yang menyuruh OB dan CS itu seenaknya. dalam artian, meminta tolong pada mereka secara "tidak elegan". gaya membentak atau gaya "menyuruh" yang menyebalkan. ya, saya paham mungkin sebagian tugas OB dan CS membantu membeli makanan/barang lain di luar kantor. tetapi kenapa tidak, kita saling menghargai? toh antara karyawan dan OB&CS itu kan sama2 berkontribusi untuk memajukan instansi bukan? Bisa kan minta tolong dengan bahasa yang lebih halus dan hormat? misalnya menggunakan kata TOLONG, dan nada suaranya pun sebisa mungkin tidak ketus atau dibuat-buat.

di rumah sakit tempat saya kerja praktek, lagi-lagi gw temui CS yang berumur masi muda. saya yang uda tingkat 5 ini tentu jauh lebih tua dari mereka. (sepertinya si begitu.hehe) tapi, betapa salutnya gw pada mereka. betapa merasa kehadiran mereka sungguh sangaaat bermanfaat bagi rumah sakit yang ujung2nya bagi kenyamanan pasien juga. Inget banget, ketika ujan, mereka akan sibuuk mengepel lantai koridor rumah sakit supaya tetap bersih dan ga licin. iya, lantai di rumah sakit kan memang ga boleh sampai licin karena bisa berbahaya. nah, tugas mereka ini lah menjaganya supaya tetap bersih dan memenuhi standard. Dan kalo pas ga ujan, kira2 mereka akan datang mengepel lantai sampai lebih dari 3 kali!! ckck, berat bener ye ternyata jadi CS di rumah sakit. tetap semangaat teman2 CS!!

tugas CS lainnya, membuang sampah medis. ini harus lebih hati-hati dan waspada. ga kayak sampah di kantor2 yang banyak terdiri dari kertas, sampah medis jauuh lebih membutuhkan kewaspadaan untuk ditangani. misalnya, sampah dari paviliun ruangan berupa jarum suntik, siring, kapas bekas mengusap luka, sisa obat2an yang tercecer, dan masi banyaak lainnya! dan CS di rumah sakit ini separuhnya ada yang perempuan. taksiran gw berusia sekitar 20-25 tahun. usia2 saya lah kira2. miris..

waah, amanah kerja mereka ga ringan ya. insyaAllah kalau diniatkan ikhlas, semoga menjadi amalan ibadah. dan rizki dari-Nya karena mereka kan juga mendapatkan gaji.

melihat orang2 yang bekerja keras seperti mereka, lagi-lagi gw jadi sebel rasanya sama "pengemis yang berpura-pura". yang membohongi orang2 dengan pura2 luka, pura2 cacat, dan banyak kepura-puraan lain. (waktu itu uda dibahas di tivi). mungkin itu pilihan hidup mereka, atau mungkin mereka kurang giat berusaha, atau yang pasti lilitan kemiskinan yang membuat mereka memilih pilihan itu.

tanggungjawab siapa dong?? ga usa saling menyalahkan lah. tapi, tapii, kalo gw boleh menyalahkan (lho, katanya ga boleh??hehe) gw ingin menudingkan jari gw pada mereka para koruptor. kepada mereka yang dengan uang ga halal, berjalan-jalan ke singapore dan macau. kepada mereka yang seenak udelnya menyuap sana sini dan merusak sistem pemerintahan. kepada mereka yang memakan uang rakyat dengan "kesadaran". kepada mereka yang tidak mengenal rasa syukur yang terus menerus minta kenaikan gaji atau penambahan fasilitas mewah (yang jauuh lebih dari cukup) sementara rakyat menangis merauang-raung dengan melambungnya harga cabe.

lagi-lagi, miris rasanya.
Sekarang kurang beruntung apa coba kita ini bisa mengenyam pendidikan sampai bangku kuliah? Syukur Alhamdulillaah. karena banyaaak sekali orang2 dengan usia2 SMA dan kuliah harus dihabiskan dan dilalui dengan menjadi CS dan OB. tapii, tetap juga mereka harus bersyukur, karena bisa mendapatkan pekerjaan.

kembali ke awal, ini tentang rasa syukur bos! dan tentang rasa saling menghormati dan menghargai orang lain. toh, sama2 memberikan kontribusinya walaupun jobdesc-nya berbeda bukan?

oia, satu hal lagi, wujud temen2 OB dan CS ini akan "nampak aslinya" kalo mereka uda mau pulang. perhatiin deh, mereka akan pulang pake baju bebas. biasanya pake kaos dan celana jeans, dengan rambut dan penampilannya yang uda jauuh lebih rapi. pada saat itu, usia mereka yang kebanyakan masi sangat muda keliatan banget. kalo di antara mereka berjalan di antara mahasiswa2, mungkin mereka ga akan keliatan sebagai CS. gw seriusan.

itulah realita.
lagi-lagi, ini tentang bersyukur dan tentang menghargai orang lain =D

bersemangaat untuk hidup!
untuk menggapai ridho Ilahi. Ya Allah, jadikanlah kami menjadi hamba-hambaMu yang senantiasa berdzikir mengingat Mu, senantiasa bersyukur, dan beribadah kepadaMu dengan baik. amiin..

fightiing!! =D



Senin, 14 Februari 2011

Tantangan kehidupan

iye, rasanya, tantangan kehidupan itu yang bikin lu dewasa. bahasa lainnya: tempaan ujian yang membuat pribadi lu bertambah kuat. come on,, be strong, girl!!

dan sms dari kadep sosmas masi teringat jelas nih: don't say "O God, i have a big problem", but let's say: "hey problem, i have a big God who always help me"

iye, dengan kembali mendekat, memohon pertolongan pada Ia Yang Maha Penolong, tempat bersandar dan tempat menggantungkan harapan.

Tantangan kehidupan bikin hidup kita makin berasa, makin seru, dan makin dinamis. kata iklan: bikin hidup lebih hidup.hehe
membesar-besarkan masalah kecil, mendramatisir keadaan, atau bahkan berlari menghindar akan sangat konyol kawan. maju, hadapilah, dan jangan mengeluh, karena, (terngiang ucapan seseorang di suatu hari): yang saya yakini bahwa Allah tidak akan menimpakan ujianNya jika kita tidak sanggup untuk memikulnya.

ayo, ayo bangkit! tantangan itu harus kita jawab =D
jadilah dewasa dan bersiaplah tersenyum pada dunia.

and, here i am, running and running to be better and better from day to day.
then once again, be strong!

Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. berlindung kepadaMu dari rasa lemah dan malas, dan aku berlindung kepadaMu dari sifat pengecut dan kikir. amiin

fightiing!! =D

Selasa, 14 Desember 2010

why me??

teringat acara CERMIN yang diadain sama MAR'AH SALAM UI

pembicaranya (istri dari Bung Pepeng "jari2") bilang begini saat suami beliau ditimpa cobaan yang bisa dibilang cukup luar biasa menguji kesabaran:

kata beliau: "God, why me?"
bagaimana kalau Tuhan menjawab: "why not?"

bener juga ya.
hehehe quote yang bener2 keren betul!
bener banget, siapa kita sok-sok-an mau protes sama Allah?? padahal Allah pasti tahu apa yang terbaik buat kita.

Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang) kecuali dengan izin Allâh;
barang siapa yang beriman kepada Allâh, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya.
Dan Allâh Maha Mengetahui segala sesuatu.
(Qs at-Taghâbun/64:11)

“Aku (akan memperlakukan hamba-Ku) sesuai dengan persangkaannya kepada-Ku”. (HR. Bukhari dan Muslim)

nah kan.
makanya, pembicara berpesan: ini ujian yang Allah berikan agar kita mendekat kepadaNya. semua pasti ada hikmahnya. jangan berburuk sangka sama Allah.

ya Allah, berikan hamba kekuatan untuk senantiasa teguh dalam diin-Mu. amiin

Senin, 14 Juni 2010

statusnya kadep saya

sangaat termotivasi baca statusnya kadep saya, kadep kastrat salam ui x3, bapak fachrino. (izin copas).
semangaat!!!:

Bangkitlah saudaraku,
mulai saat ini tidak ada lagi malas, yang ada adalah kerja keras.
mulai saat ini tidak ada lagi malas, yang ada hanyalah antusias.
mulai saat ini tidak ada lagi bekerja karena ingin dipuji dan rasa sombong hati, yang ada adalah perjuangan suci dengan mengikhlaskan diri.
mulai saat ini tidak ada lagi perjuangan egois diri, yang ada adalah perjuangan mandiri & penuh sinergi..

Salam Massif Progressif.

Kamis, 25 Maret 2010

gw yang baru

padahal uda nulis tanggal 11 januari 2010,

tapi hari ini, ingin menegaskan tekad lagi, menyemangati diri yang ternyataaa sangat mudah goyah, meluruskan kembali simpangan2 menuju arah yang benar, melahirkan kembali the new atma supercool =)

bismillaahirrahmaanirrahiim..

the new atma supercool is back -again-, di umur yang menjelang 22 tahun, di kehidupan baru dan lembaran baru, semangat baru, perjuangan baru yang lebih dan lebih.
mudahkanlah ya Allah.. jagalah hati hamba, dan kuatkanlah diri ini. amiin..

bercermin pada masa lalu, benar-benar memalukan, cukuplah malaikat di kanan dan kiri gw yang mencatat. ingin sekali mencucinya hingga bersih tak berbekas.

Rabbi,, ya Ghofuur, ampuni hamba ya Rabb..
perjuangan masi panjang, menegakkan Islam di sekitar kita, masyarakat, bangsa dan negara, serta di dunia, termasuk dunia maya. ga ada waktu lagi untuk foya2 berpangku-tangan, ada banyaak sekali mereka yang picik hatinya menodai agama Islam yang penuh rahmat ini.

oke, dengan semangat dan tekad, berlari lebih kencang, berteriak lebih lantang, dan melompat lebih tinggi, hingga ku cium harumnya Surga. =D

Senin, 11 Januari 2010

11 januari, ini penting lhoo!!

11 januari. Tanggal ini pingin gw tulis.
karena di hari ini, gw ingin berubah. gw ingin menjadi manusia yang lebih baik lagi.

ga mau hidup ini terbuang sia-sia. Tugas kita banyak, amanah jihad dan dakwah di tangan ini. harus meningkatkan kualitas diri, untuk nantinya maju menjadi hamba yang dicintai Allah, insyaAllah. ingin sekali nama ini disebut-sebut penduduk langit dan bumi.

alhamdulillah, hari kemarin benar-benar membuka hati. perjuangan rakyat Palestina yang membuat gw sungguh sangat malu. seakan-akan Allah menjadikan mereka suri tauladan sekaligus ujian tentang rasa cinta terhadap sesama muslim.

di tambah semangat dari teman2 liqo serta tausiyah murobbi, plus contoh2 manusia hebat yang beliau paparkan. serta tentu saja buku Jalan Cinta Para Pejuang karya pak Salim A Fillah yang sedang gw baca, dan buku Tarbiyah dzatiyah yang gw pinjem dari Ridha polhum, menambah kekuatan dan kemantapan hati untuk berjuang menjadi lebih baik.

semangat ini semoga selalu terjaga, membangkitkan kembali semangat Ramadhan. dan gw meminta sahabat terdekat untuk menguatkan, temen baik gw, semoga kebaikan tercurah untuknya, saudariku Wulan arsitektur 2007. mari kite berdue berubah yuuuk =)

semangaaat atma!!
syahid dalam cinta-Nya.

shoutul harokah -wooow-

10 januari 2010

tanggal yang cantik.hehe gw dan dhani (temen liqo) berangkat ke FEUI mau ikutan simposium jakarta to gaza strip. yup, setelah liqo, kita langsung cao ke kampus UI. alhamdulillah dhani mau ikutan dan ini pertama kalinya dia menginjakkan kaki di kampus perjuangan. seneng juga rasanya, serasa jadi tour guide buat beliau.hehe

sesampainya di tempat, kita kena tragedi krisis air. tiba2 air di musholla FE abis, di FIB tempat wudhunya di gembok. Alhasil, kita coba ke teknik. Alhamdulillah di E.C ada kamar mandi buka dan tersedia air. singkat cerita, temen2 smua sholat di mustek.

pas acara mulai, MC bilang habis ini ada nasyid dari Shoutul Harokah -dan para hadirin langsung heboh dan senang!!-. saya bertanya2 siapa Shoutul Harokah itu???
ternyata acaranya didahuluin oleh pengumuman lomba, para hadirin sedikit kecewa. akhirnya, setelah sabar menunggu, tampillah mereka: Shoutul Harokah!!

hoooaaa heboh semua!! apa bedanya si ni nasyid sama nasyid2 sebelumnya??
ternyata Shoutul Harokah memiliki lagu yang ada instrumen lainnya selain drum. ada musik2nya sedikit. beda euy!! Vokalisnya suaranya bagus pula.

dan di beberapa lagu -gw akuin lagunya enak juga, bersemangat!!- para penonton perempuan melambai-lambaikan bendera palestina. para penonton laki-laki bersorak dan berdiri dengan semangat. hampir semua orang hafal lagunya bo!! wuiii rame beneeer!! dhani tau lagu merah saga. keren juga lagunya. dan dhani mulai mem-videokan Shoutul Harokah dengan hape-nya plus merekam indahnya bendera palestina yang berkibar. dan pas lagu Bangkitlah negeriku, itu auditorium bener2 bersemangat, ceria, dan penuh kekuatan perjuangan dan harapan. Subhanallah!! -gw suka, dan gw cuma bisa ikutan pas: takbir, Allahu Akbar!!-

11 januari 2010

dan di sinilah gw. Jujur, nasyid yang gw suka cuma lagunya I look I see yang judulnya Your Mother dan Bismillah. Tu lagu oke punya, bagus pisaan. gw yang sama sekali ga akrab sama nasyid jadi tau ttg nasyid dari Senat MIPA periode Bang Salman dan Bem UI nya Bang Ai. dari zaman merekalah nasyid mulai akrab di telinga gw.

tapi entah kenapa, menurut gw kok nasyid itu kayak2 lagu melayu dan terkadang bernada dangdut -dangdut yang tanpa musik lhoo-, ada pula nasyid yang mengobarkan semangat berjihad tapi didengernya ga enak dan agak galak. -yaah selera orang beda2-. intinya gw cuma suka nasyid2 tertentu saja. kenapa??

Critanya waktu gw SMA, nasyid dianggap kurang baik, karena membuat kita lupa terhadap AlQuran, dan karena kita cenderung memilih mendengar nasyid dibanding mendengarkan murottal. sekarang gw paham, karena fikrah nya berbeda. tapi entah kenapa hal ini masih membekas di jiwa gw, dan mungkin itu juga yang menambah sebab gw ga terlalu klik sm nasyid.

Dulu sebelum masuk UI, nasyid yang gw suka cuma Raihan yang judulnya Assalaamu'alaykum. dan sekarang sepertinya nambah. iya, Shoutul Harokah cukup mengena di hati, kawan. namanya bagus pula ya =)

Iseng2 gw buka folder 'nasyid asyik' yang dulu pernah dikasih sama Fariz, anak psiko. sejak dikasi -uda lamaa lho- uda coba ngedengerin, uda berusaha suka, tapi apa daya, ini urusan selera boy!! gw ga enjoy ngedengerinnya.hehe Dan hari ini, woow, ternyata di folder tersebut -setelah lama ga dibuka- ada Shoutul Harokah =) dan lagunya emang enak =) dan sampai detik ini, reff bangkitlah negeriku masi ada di otak gw. hahaha

sore ini, sebelum gw ngetik ini, gw donlod beberapa lagu Shoutul Harokah di 4shared.com. jujur belum tentu juga gw suka semua lagu2nya, tapi yang uda ngena di hati ada 2: Bangkit Negeriku sama Merah Saga. =)

inilah kalimat yang sangaaat membekas: "syahid dalam cinta-Nya.."

hoo, sekarang gw tau kenapa nasyid banyak yang suka. ternyata, -nasyid perjuangan tentunya- benar2 membangkitkan semangaaat!! semangat berda'wah, mengerjakan tugas, berbuat baik, berjihad, berjuang untuk bangsa dan macem2. gw juga jadi semangat!! ingin menjadi "somebody" yang kata pak pembicara kemarin sampaikan. dan kan para sahabat dulu juga suka bersyair. mereka bersyair ketika mereka berjuang mencari syahid di medan perang. -tapi sepertinya tidak pake nada- intinya, apalah syair, apalah nasyid, asal mengingatkan akan kebaikan dan membangkitkan semangat akan mencari keridhoan Allah, boleh kita sukai-

Allaahu akbar!!
Ya Allah, hamba ingin meneladani sahabat2 Rasulullah ra. yang senantiasa berjihad bersama Rasulullah, yang melindungi Rasulullah dan mencintainya sepenuh hati. Ya Allah, hamba memohon agar dapat berkumpul bersama para syahidah di surgaMu kelak. amiin.

Selasa, 29 Desember 2009

-daun sukun, here i come!!-

Alhamdulillaah, segala puji kehadirat Allah Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih, Yang Memberi Rizki. Kepada Allah hamba memohon pertolongan, dan memanjatkan segenap doa. Kepada Allah semata segala puji syukur atas karuniaNya.

Alhamdulillaah!! Huwaaa sueneeeeng buangeet!! hari ini penelitian untuk skripsi mendapat pencerahan. Atas izin Allah, gw terlempar ikutan sama anak bimbingan bu Azizah, dan akhirnya uda dapet topik nih tentang uji efek hepatoprotektif daun sukun.

Ya Allah, hamba memohon kemudahan dan kelancaran, memohon padaMu orang-orang yang mamberikan support, semangat, dan doanya, memohon padaMu ya Allah agar penelitian ini tidak sia-sia dan mampu memberi sumbangsih dalam dunia kesehatan Indonesia, dan mampu menjadi amal pemberat hamba di hari akhir nanti. amiin.

semoga penelitian ini berkah dan berguna. amiin..
semoga gw selalu semangat dan berjuang, pantang menyerah!!

daun sukun, here i come!!! =)

Selasa, 08 Desember 2009

siapkah menjemput kematian??

duaaarr.. -disertai sedikit kembang api-
woooaaaa, listrik lantai 2 farmasi kemarin tiba2 mati. konslet sepertinya. paraah!!

dari gw kuliah epid paginya, tu listrik emang mati idup mati idup. woow kenapa nih??
dan puncaknya saat anak2 pada nyelesein jurnal kfa kualitatif di lantai dua, tiba-tiba dari kotak listrik deket jerigen2 aquadest meledak. Suaranya kenceng banget!! masyaAllah.. disertai pula dengan sedikit percikan kembang api, masyaAllah..

Pak Yahya dan mas agus tiba2 keluar, dan mulai heboh gimana nasib anak2 yang praktikum di lantai 2 siang itu?? lab KA, lab farkog, mau ga mau gelap gulita. -haha lebai, orang siang kok kejadiannya-

yang mau gw soroti ialah misalnya ledakannya gede gimana?? misalnya listriknya nyamber gimana?? misalnya saat itu -atau kapan pun- ada bencana dan ternyata nyawa kita dicabut gimana?? siapkah kita menjemput kematian??

masyaAllah, bekal menuju ke alam sana belum cukup. hafalan alQuran baru sedikit, bahkan memaknai tiap ayatnya pun sangaaaat sedikit gw lakukan.

siapkah kita bila kelak saatnya nyawa kita diambil??
siapkah kita ditanya menjawab semua pertanyaan Munkar dan Nakir??

astaghfirullaah.. astaghfirullaah..
astaghfirullaah..

mari beristighfar,
mari senantiasa bertaubat dan memperbaiki diri,
mari berdoa meminta khusnul khotimah,,

mari semakin bermanfaat di dunia ini, karena hidup cuma sekali =)

Selasa, 10 November 2009

tersenyum

gw ingin, menjadi orang yang senantiasa tersenyum
gw ingin, menjadi orang yang selalu bersyukur
gw ingin, menjadi orang yang mampu bersabar
gw ingin, hidup gw berarti

Alhamdulillaahi Rabbil 'Alamiin

Jumat, 14 Agustus 2009

penakluk konstantinopel

Cerita ini banyak di buku2. Cerita yang baru kemarin gw dapet dari training bem ui.

yap, di training tersebut, disebutkan kekuatan sebuah visi dari sosok legendaris Muhammad Al Fatih. Beliau senantiasa menanamkan visi untuk menaklukkan konstantinopel, dan dia berhasil melaksanakannya di umur 23 tahun.

dan di sebuah acara salam dan juga mii kemarin2, ustadz Herry Nurdi juga membahas kehebatan Muhammad Al-Fatih. Beliau adalah panglima yang dipilih dan diseleksi, yang terbaik dari yang paling baik. Sistem seleksinya begini: setiap pasukan yang ada diminta berdiri.
pertanyaan pertama: yang pernah meninggalkan sholat fardhu barang satu kali saja setelah akil baligh, silakan duduk. -tidak ada seorang pun yang duduk.
pertanyaan kedua: yang pernah meninggalkan sholat rowatib barang satu kali saja setelah akil baligh, silakan duduk. -kira2 setengah pasukan duduk.
pertanyaan terakhir: yang pernah meninggalkan sholat qiyamul lail barang satu kali saja setelah akil baligh, silakan duduk. -semua duduk kecuali Muhammad Al Fatih, sang panglima jagoan.
Dan perang untuk membebaskan konstantinopel pun terjadi dan dimenangkan oleh kaum Muslimin pada hari Rabu.

betulkan saya kalo saya salah ya.

kemudian pak ustadz Herry Nurdi juga menantang hadirin yang ada disitu:
kalau ada 1000 orang membela kebenaran, pastikan antum termasuk di dalamnya
kalau ada 100 orang membela kebenaran, pastikan antum termasuk di dalamnya
kalau ada 10 orang membela kebenaran, pastikan antum termasuk di dalamnya
kalau hanya ada 1 orang membela kebenaran, pastikan antum adalah orangnya

iya, hari ini juga. hari di aksi RAPBN BEM UI, seorang anak teknik mengajak kami, dan saya tentunya sebagai masa aksi, untuk meneriakkan:
kalau ada 1000 orang membela kebenaran, saya yakin saya ada di dalamnya
kalau ada 100 orang berjuang membela kebenaran, saya yakin seyakin-yakinnya saya ada di dalamnya
kalau ada 10 orang berjuang membela kebenaran, saya yakin seyakin-yakinnya saya ada di dalamnya
dan kalau hanya ada 1 orang membela kebenaran, saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa itulah saya

Subhanallah.. semoga gw akan selalu ingat dan mencamkan kata-kata tersebut dalam hati, dan berusaha untuk mampu mewujudkannya.
Insya Allah.

Ya Allah, ridhoilah perjuangan kami.
Amiin.